Satlantas Polresta Banjarmasin Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Jelang Haul Guru Zuhdi ke-6

Teks Foto:  Kanit Regident Satlantas Polresta Banjarmasin Ipda Ansyah Bhakti Satyabharda.(ist)(kalselpos.com)

Banjarmasin, Kalselpos.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Banjarmasin menyiapkan rekayasa arus lalu lintas dalam rangka pelaksanaan Haul Guru Zuhdi ke-6 yang dipusatkan di kawasan Masjid Jami, Banjarmasin.

 

Bacaan Lainnya

Kasatlantas Polresta Banjarmasin AKP Embang Pramono melalui Kanit Regident Ipda Ansyah Bhakti Satyabharda mengatakan, rekayasa lalu lintas akan diberlakukan di sejumlah titik strategis di sekitar lokasi kegiatan guna mengantisipasi kepadatan kendaraan.

 

“Untuk kegiatan Haul Guru Zuhdi ke-6 ini, tentu akan ada rekayasa jalur lalu lintas berupa penutupan jalan, pengalihan arus, serta buka tutup arus di beberapa titik,” ujarnya. Selasa (10/02/2026).

 

Ipda Ansyah menjelaskan, salah satu titik yang akan dilakukan penutupan berada di Simpang Empat Belitung. Kendaraan dari arah Jalan Belitung maupun Jalan S. Parman yang hendak memasuki Jalan Perintis akan ditutup sementara.

 

“Untuk masuk ke Jalan Perintis nantinya tidak bisa, karena akan dilakukan penutupan,” jelasnya.

 

Selain itu, di sekitar Simpang Jalan Nasution akan diterapkan sistem buka tutup arus lalu lintas. Hal ini dilakukan karena arus kendaraan yang masuk berpotensi menimbulkan kepadatan, khususnya menuju kawasan Pasar Lama dan sekitarnya.

 

Rekayasa juga diberlakukan di wilayah utara, tepatnya di Simpang Sungai Andai. Arus kendaraan dari arah Sungai Andai menuju Jalan Sultan Adam yang mengarah ke Masjid Jami akan ditutup.

 

“Untuk arah masuk menuju Sultan Adam ke Masjid Jami akan ditutup, namun arus lurus ke arah utara tetap dibuka,” katanya.

 

Satlantas Polresta Banjarmasin juga mengimbau para jamaah agar tidak memaksakan masuk ke kawasan sekitar Masjid Jami saat kegiatan berlangsung.

 

“Kami tidak menyarankan jamaah memasuki lokasi TKP saat kegiatan haul berlangsung, karena sudah tidak bisa masuk. Sebaiknya datang lebih awal dan menjauh dari jam kegiatan,” imbaunya.

 

Penutupan jalan diperkirakan mulai diberlakukan sebelum waktu Ashar. Semakin awal masyarakat datang, semakin besar peluang untuk bisa mengakses area sekitar lokasi.

 

Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Satlantas Polresta Banjarmasin juga menyediakan fasilitas tempat wudhu di sekitaran dengan dekat Masjid Jami.

 

“Kami menyiapkan kendaraan pickup yang dilengkapi tempat wudhu untuk masyarakat di sekitar Masjid Jami,” tambahnya.

 

Ipda Ansyah juga mengimbau masyarakat yang hendak menghadiri haul agar menyesuaikan waktu perjalanan dan menghindari rute yang terdampak rekayasa lalu lintas.

 

“Jika kegiatan sudah dimulai, dipastikan kendaraan tidak bisa masuk lagi,” tegasnya.

Selain itu, Satlantas Polresta Banjarmasin mengeluarkan sejumlah imbauan kepada jamaah, di antaranya tetap mematuhi peraturan lalu lintas, tidak membawa penumpang melebihi kapasitas kendaraan, serta menggunakan helm bagi pengendara sepeda motor.

 

“Kami juga menyarankan agar masyarakat datang secara berkelompok atau bersama-sama untuk mengurangi kepadatan kendaraan. Bagi pengendara yang belum memiliki SIM, sebaiknya datang bersama orang tua atau keluarga yang memiliki SIM,” pungkasnya.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait