Angka Kemiskinan Tembus 38 Persen, Camat Banua Lawas “Todong” Infrastruktur di Musrenbang 2027

Teks foto Camat Banua Lawas, Arianto menyampaikan sambutan pada kegiatan Musrenbang RKPD Tabalong tahun 2027 yang digelar pada Rabu (4/2).(ist)(kalselpos.com)

Tanjung, kalselpos.com – Potret kemiskinan masih mewarnai Tabalong yang kaya dengan sumber daya alam, fakta ini dipaparkan Camat Banua Lawas, Arianto dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tabalong tahun 2027 yang digelar pada Rabu (4/2).

Sebanyak 38 persen penduduk di wilayahnya masih terjebak dalam kategori miskin dan sangat miskin.

Bacaan Lainnya

 

 

Ia menjelaskan seteidaknya ada 8000 jiwa lebih yang masuk dalam kategori miskin dan itu belum termasuk yang rentan miskin.

“Kalau ada 10 orang berjalan di Banua Lawas, tiga di antaranya adalah warga miskin. Ini adalah persoalan nyata yang kami hadapi hingga saat ini,” ujar Arianto di Banua Lawas.

 

 

Dari total 337 usulan yang dihimpun dari 15 desa, sektor infrastruktur mendominasi dengan 124 usulan (36 persen).

 

Arianto menyoroti kondisi jalan protokol yang masih “becek” dan akses jalan usaha tani yang belum memadai.

 

 

Menurutnya, infrastruktur bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan urat nadi ekonomi. Ia mengusulkan peningkatan jalan yang menghubungkan masyarakat ke akses pelayanan publik serta perluasan lahan pertanian (ekstensifikasi) sebesar 70 hektare di Desa Hapalah guna mendukung ketahanan pangan.

 

Usulan di bidang pendidikan juga mengalir deras, mulai dari perbaikan ruang kelas hingga penambahan fasilitas bermain siswa. Arianto berharap, meskipun tidak semua usulan bisa diakomodasi, pemerintah kabupaten dapat memprioritaskan program yang berdampak langsung pada penurunan angka kemiskinan multidimensi.

“Mudah-mudahan usulan prioritas ini bisa didahulukan demi menurunkan angka kemiskinan di Banua Lawas,” pungkasnya.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait