Ratusan Ibu dan Remaja Putri Serbu “Sejuta Vaksin HPV” BPOM di Tabalong

Teks foto kepala BPOM di di Tabalong berbincang dengan Sekda Tabalong melihat jalannya vaksinasi HPV.(ist)(kalselpos.com)

Tanjung, Kalselpos.com– 160 ibu-ibu dan remaja putri mengikuti vaksin Human Papilloma Virus (HPV) yang digelar BPOM di Tabalong.

“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat tinggi mengikuti kegiatan ini, atas nama Pemerintah Kabupaten Tabalong sangat menyambut baik kegiatan hari ini,” ucap Sekretaris Daerah Tabalong, Hj Hamida Munawarah ketika membuka “Sejuta Vaksin” di wisma tamu Pembataan pada Selasa (3/1).

Bacaan Lainnya

 

 

Ia berharap melalui vaksinasi ini bisa mencegah terjadinya kanker serviks, khususnya bagi perempuan di Kabupaten Tabalong. bukan hanya perempuan, tapi laki-laki juga bisa divaksinasi.

“Mudahan ke depan kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut sehingga derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Tabalong semakin meningkat.” Harapnya lagi.

 

Acara yang diinisiasi melalui kolaborasi apik antara KORPRI , BPOM, dan Dinas Kesehatan setempat ini bukan hanya diikuti peserta dari Tabalong tapi juga ada yang dari HSU dan Balangan.

Kepala BPOM di Tabalong, Taufiqurrohman, S.Si.,

M.A.B. mengatakan hampir 99,9% kasus kanker serviks disebabkan oleh virus HPV.

“Berbeda dengan bakteri, virus tidak bisa mati dengan antibiotik. Senjata utamanya adalah kekebalan tubuh, dan proses vaksinasi inilah langkah pencegahan terbaik sebelum harus mengobati” jelasnya.

 

 

Meski bertajuk “Sejuta Vaksin”, Taufiqurrohman menjelaskan bahwa angka tersebut adalah simbol harapan agar seluruh lapisan masyarakat, baik perempuan maupun laki-lakimembangun kesadaran dini terhadap bahaya HPV.

 

 

Menanggapi isu miring dan hoax terkait keamanan vaksin yang sering beredar di masyarakat, Taufiqurrohman memberikan jaminan tegas. Ia memastikan bahwa seluruh produk vaksin yang digunakan telah melewati pengawasan ketat dan memiliki izin edar resmi dari BPOM.

“Mulai dari pabrik hingga sampai ke tangan Bapak/Ibu, rantai dinginnya (cold chain) kami jaga sesuai standar. Jadi, tidak perlu ragu. Vaksin yang diberikan ini benar-benar lolos skrining dan tersertifikasi,” tambahnya saat sesi wawancara.

 

Meski diakui minat masyarakat yang ingin mendaftar jauh melampaui kuota tersebut. Hal ini menjadi sinyal positif bahwa kesadaran warga Tabalong mulai meningkat.

 

Menariknya, Taufiqurrohman juga meluruskan persepsi bahwa vaksin HPV hanya untuk perempuan. Faktanya, laki-laki pun perlu mendapatkan vaksinasi karena virus ini dapat menular melalui berbagai media, termasuk fasilitas umum seperti toilet.

 

Proses vaksinasi ini direncanakan akan dilakukan sebanyak tiga kali untuk hasil maksimal.

Ia berharap langkah awal di Tabalong ini dapat diduplikasi oleh pemerintah daerah lain seperti HSU, HST, hingga Balangan.

 

Kegiatan yang juga bertepatan dengan momen HUT KORPRI ke-54, DWP ke-26, dan Badan POM ke-25 ini juga diharapkan menjadi kado kesehatan yang nyata bagi masyarakat Bumi Saraba Kawa.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait