Bupati Tabalong Warning Perusahaan Tambang Soal Mitigasi Banjir dan Pasca Tambang

Teks foto Bupati membuka agenda Konsultasi Publik Rencana Pasca Tambang PT MCM di Hotel Aston, Jumat (23/1).(ist)(kalselpos.com)

Tanjung, kalselpos.com– Isu lingkungan dan ancaman bencana banjir menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Tabalong.

Bupati Tabalong, Ir. H. M. Noor Rifani, SH, secara tegas meminta seluruh perusahaan pertambangan, termasuk PT Mantimin Coal Mining (MCM), untuk memperkuat komitmen mereka dalam pengelolaan lahan pasca-tambang.

Bacaan Lainnya

Pesan menohok ini disampaikan Bupati usai membuka agenda Konsultasi Publik Rencana Pasca Tambang PT MCM di Hotel Aston, Jumat (23/1).

 

 

Bupati menekankan bahwa reklamasi bukan sekadar menggugurkan kewajiban, melainkan instrumen vital untuk mitigasi bencana. Beliau berkaca pada keberhasilan pengelolaan pasca-tambang di Pulau Jawa yang mampu mengubah lahan bekas galian menjadi aset bernilai ekonomi tinggi bagi warga sekitar.

“Kita ingin hasil pasca-tambang tidak ditinggalkan begitu saja. Harus dikelola agar memberi dampak ekonomi berkelanjutan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan demi mencegah kerusakan yang memicu banjir,” tandas Bupati Rifani dengan lugas.

 

 

Merespons kekhawatiran masyarakat, manajemen PT MCM menyatakan keprihatinannya atas musibah banjir yang melanda sejumlah daerah, termasuk wilayah tetangga di Balangan. PJS Kepala Teknik Tambang (KTT) PT MCM, Armes, menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah konkret untuk meminimalkan dampak operasional terhadap lingkungan.

 

 

Saat ini, PT MCM mengandalkan sistem pengelolaan air yang ketat melalui empat titik penataan utama

Tak hanya fokus pada teknis pengairan, PT MCM menyatakan kesiapannya untuk terus bersinergi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta Dinas Kehutanan. Langkah ini dilakukan untuk menjamin seluruh dokumen lingkungan dan rencana pasca-tambang tetap selaras dengan prinsip keberlanjutan di wilayah Kabupaten Tabalong dan Balangan.

“Pengawasan di empat titik ini menjadi kunci utama kami dalam menjaga fungsi hidrologis di wilayah tangkapan air kami,” pungkas Armes.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait