Banjarbaru, kalselpos.com – Menyusul tindak lanjut penggerebekan pekan lalu, sejumlah nama mantan petinggi di jajaran direksi PT Bangun Banua, mulai diperiksa pihak Tim Penyidik dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalsel, Jumat (12/12/2025) lalu.
Adapun tiga orang mantan direksi yang dipanggil tersebut yakni mantan Plt Direktur Utama berinisial BB, kemudiaan mantan Direktur Umum berinisial YH dan juga mantan Direktur Operasional berinisial KH.
Dipanggilnya sejumlah mantan pejabat di direksi PT Bangun Banua ini, tidak lain terkait dengan proses penyidikan yang saat ini sedang dilakukan oleh tim penyidik Kejati Kalsel terkait adanya dugaan korupsi pada perusahaan yang berstatus Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprov Kalsel tersebut.
Apalagi, seperti diketahui belum lama tadi, Tim Penyidik sudah menaikkan status perkara ini, dari penyelidikan ke penyidikan.
Bahkan, pada Selasa (9/12/2025) lalu, Tim Penyidik telah melakukan penggeledahan di Kantor PT Bangun Banua di Jalan Yos Sudarso Banjarmasin.
Dugaan korupsi sendiri diperkirakan terjadi dari periode 2009 hingga 2023, dan berdasarkan hasil temuan BPK, ada sekitar Rp41 Miliar yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.
Berdasarkan informasi dihimpun, ada tiga mantan pejabat di direksi PT Bangun Banua yang dipanggil kemudian dimintai keterangannya oleh Tim Penyidik. Dan semuanya adalah jajaran direksi pada tahun 2021 hingga 2023.
Dikonfirmasi terkait hal ini, Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Kalsel, Yuni Priyono SH MH pun membenarkannya.
“Iya, hari ini ada tiga orang mantan direksi yang dipanggil untuk dimintai keterangannya, terkait penyidikan yang sedang dilakukan,” ujarnya.
Meskipun demikian, dia menambahkan, dari tiga orang yang dipanggil tersebut, hanya dua di antaranya yang hadir.
“Dari tiga orang yang dipanggil, hanya dua yang hadir. Sementara yang mantan Direktur Umum tidak hadir. Dan yang tidak hadir akan ada pemanggilan lagi,” jelasnya.
Ditambahkan juga oleh Yuni Priyono, dipanggilnya sejumlah mantan direksi PT Bangun Banua ini, masih terkait dengan dugaan korupsi yang belakangan ini mencuat.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





