Surabaya, kalselpos.com – Ketua Umum Pengurus Besar Lembaga Karate-Do Indonesia (PB Lemkari) H. Sahbirin Noor, atau akrab disapa Paman Birin, secara resmi membuka Musyawarah dan Penetapan Ketua Dewan Guru Lemkari di Palimanan Rest & Cafe Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (29/11/2025). Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari 18 Pengurus Provinsi (Pengprov) Lemkari yang telah terdaftar.
Dalam sambutannya, Paman Birin mengungkapkan rasa syukurnya atas kemenangan hukum Lemkari. Mahkamah Agung telah menolak Peninjauan Kembali (PK) perkara Merek dan Logo Lemkari yang diajukan pihak lawan (Perkari).
“Alhamdulillah Allah SWT selalu bersama Lemkari. Perjuangan yang kita lakukan bersama jangan sampai membuat organisasi ini terkotak-kotak dan sulit bergerak maju,” kata Paman Birin.
“Mari kita satukan langkah dalam lingkaran Lemkari agar mudah mencapai satu tujuan, yakni Lemkari yang jaya,” serunya.
Turut hadir dalam acara tersebut, istri dari pendiri Lemkari, Jeanni Z Monoarfa. Ia menyampaikan rasa bangganya atas perjuangan Paman Birin dalam mempertahankan kebesaran merek dan logo organisasi.
“Saya tahu betul apa yang telah dilakukan oleh Ketum PB Lemkari dalam proses perjuangan ini, terima kasih Paman,” ujar istri Seiko Shihan Anton Lesiangi tersebut.
Musyawarah penetapan Ketua Dewan Guru dipimpin oleh tiga peserta yang ditunjuk langsung oleh Paman Birin, yakni Sensei Agung (Jateng), Shihan Herman Iwan L (Jatim), dan Sensei Nyoman Darmada (Bali).
Agenda penetapan Ketua Dewan Guru berjalan alot dan penuh dinamika. Perdebatan muncul antara keinginan untuk mempertahankan kepemimpinan saat ini atau memilih ketua yang baru.
Setelah melalui proses diskusi dan debat yang panjang, Paman Birin mengambil keputusan final. Hasilnya, Shihan Achmad Erwin Rofiek dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Guru, didampingi Shihan Herman Iwan L sebagai Wakil Ketua, serta anggota-anggota lain yang tersebar di beberapa Koordinator Wilayah (Korwil) sesuai zona.
Dari 18 Pengprov yang terdaftar, 10 Pengprov hadir langsung dalam musyawarah tersebut, meliputi Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, Kalimantan Selatan, Bali, NTB, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Sulawesi Utara. Sementara Pengprov lainnya menyalurkan aspirasinya melalui pengisian kuesioner.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





