Pembuang Bayi di Sutoyo S diamankan Polisi

Teks foto : []istimewa DIAMANKAN - HN (21), tersangka pelaku pembuang bayi, usai diamankan polisi.(kalselpos.com)

Banjarmasin, kalselpos.com – Satreskrim Polresta Banjarmasin berhasil mengamankan seorang wanita inisial HN (21) Jalan Sutoyo S. Komplek Mutiara Kelurahan Telaga Biru, Banjarmasin Barat.

HN diamankan karena diduga sebagai pelaku pembuang bayi yang baru dilahirkannya, pada Minggu (30/06/2024) lalu.

Bacaan Lainnya

Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, AKP Eru Alsepa, kepada awak media, Selasa (02/07) menyampaikan, penangkapan pelaku berawal dari informasi temuan bayi dibuang di bagian samping belakang rumah yang terdapat adanya genangan air dan sampah

” Minggu (30/6/2024) sekitar 04.30 Wita warga di sekitar TKP mendengar suara tangisan bayi dari belakang rumahnya. Setelah dicek, warga melihat bayi dengan jenis kelamin laki laki yang sebagian badannya terendam air dalam keadaan telanjang posisi miring ke kanan dengan pusar berdarah, lalu mengangkatnya dan membawanya ke Rumah Sakit TPT Dr R Soeharsono,” ujar Kasat, Selasa (2/7/2024).

Dari laporan tersebut, Polsek Banjarmasin Barat beserta Sat Reskrim Polresta Banjarmasin langsung bergerak ke lokasi penemuan bayi untuk melakukan Olah TKP dan mencari keterangan sejumlah saksi.

Di lokasi kejadian, petugas melihat salah satu rumah yang memiliki jendela belakang, hal itulah yang membuat pihaknya memiliki kecurigaan lalu mendatangi penghuninya.

Saat dilakukan pengecekan di rumah terduga pelaku, polisi mendapat noda darah di dekat WC dan ditemukan potongan tali pusar.

“Karenanya kami lakukan pengecekan HP penghuni rumah tersebut dan didapati bukti berupa foto foto yang menjadi petunjuk terkait terduga pelaku sedang hamil,” ungkap Eru.

Setelahnya, tim gabungan langsung bergerak mendatangi ke tempatnya bekerja di salah satu rumah makan di Jalan Simpang Telawang dan segera dilakukan interogasi lebih lanjut.

Saat itu juga, HN mengakui perbuatannya yang telah membuang bayi yang merupakan darah dagingnya tersebut, karena takut dan malu hamil di luar nikah.

“Dari Hasil keterangan sementara, pelaku hamil dengan pacarnya, namun tidak diberitahukan dirinya hamil, akibat merasa malu hingga melakukan tindakan tersebut,” ujarnya.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga mendapatkan gunting yang digunakan untuk memotong tali pusar bayi dan pakaian yang digunakan saat persalinan.

Dalam proses persalinan, ia mengatakan kepada penyidik, telah melakukan sendiri. Sedangkan untuk memotong tali pusar bayinya menggunakan gunting.

“Kini ia kami bawa terlebih dahulu ke rumah sakit guna dicek kesehatan dan rawat pasca melahirkan, ” pungkasnya.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait