Disdik Kotim Sosialisasikan Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana BOSP TA 2024

Teks foto: Teks foto: Bupati Halikinnor berfoto bersama undangan dan peserta sosialisasi petunjuk teknis pengelolaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) tahun anggaran 2024, Sabtu (22/6). (Foto: Istimewa/Prokopim Kotim)(kalselpos.com)

Sampit,kalselpos.com
Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar sosialisasi petunjuk teknis pengelolaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Tahun Anggaran (TA) 2024.

Bupati Kotim Halikinnor
Halikinnor atas nama Pemkab Kotim menyambut baik serta memberikan apresiasi kepada Kepala Disdik Kotim Muhammad Irfansyah dan jajaran yang telah menyelenggarakan sosialisasi tersebut.

Bacaan Lainnya

“Kegiatan ini memiliki peran yang sangat penting dalam upaya kita semua untuk memperbaiki sekaligus mengevaluasi penggunaan dana dari pemerintah yang diterima oleh semua pihak, salah satunya BOSP yang diterima oleh sekolah sehingga transparansi penggunaannya dapat dipantau dan diterima oleh masyarakat luas,” kata Bupati Halikinnor, Sabtu (22/6/2024) di hadapan para peserta sosialisasi.

Menurutnya, alokasi dana BOSP yang dikucurkan pemerintah bertujuan untuk pemenuhan kebutuhan pembiayaan pendidikan agar berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran sehingga anak-anak kita bisa tumbuh menjadi generasi yang berkualitas.

Anak-anak diharapkan tumbuh menjadi generasi yang mampu terus berkontribusi untuk pembangunan secara nasional maupun daerah pada khususnya.

Berkenaan dengan hal tersebut maka pemerintah daerah melalui Disdik mengalokasikan anggaran yang cukup, agar dinas teknis melaksanakan kegiatan sosialisasi semacam ini. Tujuannya yaitu untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran yang diterima.

Harapannya agar anggaran tersebut dapat digunakan sesuai dengan peruntukannya dan tepat sasaran serta dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku.

Dengan adanya kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan yang sangat cepat disertai dengan perubahan pola pikir dan pola hidup masyarakat dunia saat ini, maka diperlukan juga percepatan untuk beradaptasi dengan perubahan-perubahan itu.

Oleh karena itu melalui kesempatan yang baik ini Halikinnor berpesan kepada seluruh peserta yang berkecimpung di dunia pendidikan untuk terus meningkatkan kualitas diri mengasah kemampuan diri sehingga dapat memberikan pelayanan pendidikan kepada peserta didik di masing-masing satuan pendidikannya.

Kepala sekolah dan guru merupakan ujung tombak bagi bangsa ini dalam upaya menyiapkan generasi penerus bangsa agar dapat bertahan dengan budaya dan kearifan lokalnya serta memiliki kemampuan untuk berkompetisi secara global di masa sekarang maupun di masa yang akan datang.

Keberhasilan bangsa ini dalam berbenah menjadi besar serta mampu bersaing di kancah dunia sangat bergantung pada investasi dunia pendidikan di masa sekarang ini.

Halikinnor berharap
melalui sosialisasi pengelolaan dana BOS tahun ini dan tahun-tahun ke depan semakin baik dan akuntabel sehingga berdampak pada perbaikan kualitas layanan pendidikan yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan kualitas sumber daya manusia yang semakin mumpuni khususnya yang berada di wilayah Kabupaten Kotim.

Jarapan pemerintah daerah yang begitu besar kepada anak-anak maka melalui Pemkab Kotim melalui Disdik juga mengalokasikan anggaran pendamping BOS Pusat atau reguler berupa anggaran BOS daerah.

“Hal ini dilakukan semata-mata sebagai bentuk komitmen Pemerintah Daerah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Kotawaringin Timur,” demikian Halikinnor.

Kepala Disdik Kotim Muhammad Irfansyah mengatakan, acara sosialisasi petunjuk teknis pengelolaan dana bantuan operasional satuan pendidikan tahun anggaran 2024 diharapkan memberikan manfaat bagi semua pihak.

“Untuk menyelaraskan pemahaman tentang petunjuk teknis pengelolaan dana bantuan operasional satuan pendidikan tahun anggaran 2024, antara para pihak yang terkait dengan satuan pendidikan sehingga dalam pengelolaannya dapat berjalan dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan,” harap Irfansyah.

Kegiatan ini juga sebagai wadah untuk saling berkomunikasi antar para pihak yang berkenaan dengan pengelolaan dana BOSP ini. Selain itu untuk mempererat hubungan koordinasi di antara para pemangku kepentingan dengan satuan pendidikan.

Adapun peserta sosialisasi, yaitu kepala sekolah dan bendahara sekolah jenjang SMP, baik negeri maupun swasta dari 114 satuan pendidikan yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Kotim sehingga total peserta yang diundang sebanyak 228 orang.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait