17 kasus Narkotika diungkap Selama 14 hari Ops Antik Intan 2024 

Teks foto []istimewa UNGKAP KASUS - Kapolres Kotabaru, AKBP Dr Tri Suhartanto SH MH M.Si saat Press Release, Senin (10/6/2024) kemarin.(kalselpos.com)

Kotabaru, kalselpos.com – Satuan Reserse Narkoba Polres Korabaru dan jajaran pada Operasi Antik Intan, selama dimulai sejak 17 Mei sampai 30 Mei 2024 lalu, berhasil mengungkap sebanyak 17 kasus.

 

Bacaan Lainnya

Hal itu disampaikan Kapolres Kotabaru, AKBP Dr Tri Suhartanto SH MH M.Si saat Press Release, Senin (10/6/2024) kemarin.

 

Dari 17 kasus tersebut, delapan kasus di antaranya, dengan jumlah tersangka sebanyak sembilan orang berhasil diungkap Sat Resnarkoba, di mana total barang bukti berupa narkotika jenis sabu sebanyak 12,62 gram.

 

 

 

Sedang untuk jajaran, Polsek Pulau Laut Utara mengungkap sebanyak satu kasus dengan 1,12 gram sabu, Polsek Pulau Laut Timur mengungkap dua kasus dengan barang bukti berupa obat warna putih tanpa logo yang diduga mengandung Karisoprodol (Narkotika Golongan I) sebanyak 430 butir.

 

Polsek Pulau Laut Barat mengungkap sebanyak satu kasus dengan barang bukti obat Dextromerthopan sebanyak 2.000 butir.

 

Sedangkan untuk Polsek Kelumpang Hilir berhasil mengungkap dua kasus, dengan jumlah tersangka sebanyak tiga orang, dengan barang bukti sabu sebanyak 0,83 gram.

 

Polsek Sungai Durian berhasil mengungkap sebanyak tiga kasus, dengan jumlah tersangka sebanyak enam orang, dengan barang bukti sabu sebanyak 40,65 gram.

 

“Sedangkan total barang bukti yang berhasil diungkap selama Operasi Antik Intan 2024, yaitu sabu seberat 55,32 gram ,” terang Kapolres Korabaru.

 

Kapolres juga menambahkan, untuk obat warna putih tanpa logo (Zenith) sebanyak 930 butir, Obat Dextromerthopan sebanyak 2.000 butir.

 

“Dari 22 orang tersangka yang ditangkap, dapat dikategorikan enam orang sebagai pengedar dan 16 orang sebagai kurir,” demikian ungkap Kapolres.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait