Kakak Ipar Dibunuh dengan 38 Tusukan

Teks Foto : []hafidz KASUS PEMBUNUHAN - Press Release kasus pembunuhan kaka ipar yang ditusuk 38 tusukan oleh adik iparnya sendiri.(kalselpos.com)

Banjarmasin, kalselpos.com – Kasus pembunuhan terhadap kakak ipar yang dilakukan adik ipar tersebut terjadi di Jalan Kuin Selatan Gang 17 Agustus RT 23, Kelurahan Kuin Selatan, Kecamatan Banjarmasin Barat, pada Senin (22/4/2024) kemarin.

 

Bacaan Lainnya

Kasus ini digelar Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, Kompol Thomas Afrian di ruang konferensi pers Reskrim Kamis (25/4/2024) petang.

 

Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, Kompol Thomas Afrian mengatakan, setelah pihaknya melakukan penyelidikan lebih lanjut, ternyata terungkap ada sebuah kejanggalan.

 

“Kejanggalan lainnya korban diinformasikan sudah meninggal dan jenazahnya ditemukan di daerah Kintap, Kabupaten Tanah Laut,” ungkapnya.

 

Dari informasi tersebut, dilakukan pengembangan dan terungkap, adik ipar korban lah yang melakukan pembunuhan dengan sebilah pisau dapur dan membuang jasad korban dengan menggunakan mobil rental.

 

Pelaku berhasil diringkus di daerah Sungai Danau, Kabupaten Tanah Bumbu oleh tim gabungan Polresta Banjarmasin, Unit Reskrim Polsek Banjarmasin Barat, di backup Jatanras Polda Kalsel dan Polres Tanah Bumbu.

 

Penyelidikan awal, pihaknya berhasil mengumpulkan beberapa barang bukti dari sejumlah lokasi, yang di antaranya menemukan pisau dapur.

 

“Pisau ini digunakan pelaku untuk menusuk korban dan setelah dilakukan pemeriksaan di rumah sakit ada 38 tusukan ditemukan di tubuh korban,” terangnya.

 

Selain itu, pihaknya juga menemukan handphone korban yang sempat dijual pelaku di sebuah ponsel wilayah Banjarmasin Timur.

 

Selanjutnya, sepeda motor serta mobil yang digunakan pelaku untuk membuang jasad korban juga telah diamankan.

 

“Juga menemukan barang bukti kasur yang digunakan pelaku untuk membungkus korban,” tambah Kasat.

 

Disebutkan, pelaku dengan tenang membawa jasad korban yang diletakkannya di kamar depan dan menutupinya dengan kasur hingga tidak disadari suami korban yang pulang ke rumah. Pelaku juga sempat membersihkan adanya bercak darah di lokasi kejadian.

 

“Suami korban yang mencari korban sempat ditipu oleh pelaku jika istrinya tersebut mengalami kecelakaan di daerah Jalan A Yani Kilometer 6 dan berada di rumah sakit daerah Banjarbaru,” katanya.

 

Dari hal itu, terungkap jika pelaku sengaja memberi informasi palsu dengan tujuan untuk mengulur waktu dan menjauhkan suami korban dari rumah agar pelaku punya waktu membawa jasad korban ke dalam mobil dan membuangnya ke daerah Kintap.

 

“Aksi itu berhasil dilakukan pelaku pada dini hari sekitar pukul 02.00 Wita, tepat saat suami korban sudah tidak ada di rumah karena lagi mencari korban di luar,” jelasnya.

 

Adapun pengakuan pelaku dari pemeriksaan sementara, dirinya tega melakukan hal tersebut terhadap kakak iparnya itu karena sakit hati dengan perkataan korban.

 

“Karena sakit hati dengan perkataan korban yang mengatakan kalau ke Banjarmasin itu tidak usah menginap di rumahnya (korban). Sebab, menurut pelaku jika dirinya ada di rumah, keduanya (kakak dan korban) selalu bertengkar, sehingga korban menyampaikan hal tersebut kepada pelaku. Tapi kalau main di Banjarmasin boleh saja mampir,” ujarnya.

 

Sementara, atas perbuatanya pelaku disangkakan pasal berlapis yang di antaranya Pasal 340 KUHPidana tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait