Pemilu HSS, Warga Baluti Bentrok dengan Polisi

Teks foto : SIMUSALASI- Masa bentrok dengan Polisi karena tidak puas dengan hasil perhitungan hasil suara.(Sofan)

Kandangan, kalselpos.com – Sekelompok massa melakukan aksi demo karena tak terima adanya kecurangan saat penghitungan suara di Pemilu 2024, di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Jumat (30/10).

Saat melakukan aksi demo tersebut, massa yang diketahui dari Desa Baluti, Kecamatan Kandangan tersebut terlihat semakin beringas dan melempari aparat kepolisian Polres HSS yang berjaga.

Bacaan Lainnya

Kemudian Polisi membentuk formasi dan petugas negosiator untuk melakukan imbauan, agar masa tidak melakukan tindakan- tindakan yang bersifat provokasi dan anarkis.

Namun, upaya negosiasi tidak dapat meyakinkan masa pendemo, sehingga terjadi peningkatan situasi hingga melempari petugas dan melakukan pembakaran.

Lalu, Polisi menurunkan Tim Dalmas dan satu unit water cannon untuk melakukan penyemprotan. Namun, massa semakin tidak terkendali dan melakukan tindakan-tindakan perlawanan aktif yang mengakibatkan beberapa petugas mengalami luka.

Massa semakin tak terkendali, sehingga Polisi menurutkan tim pengurai masa dengan penembakan gas air mata, untuk memecah masa sehingga akhirnya membubarkan diri.

“Peristiwa tersebut hanya salah satu rangkaian latihan simulasi sistem pengamanan kota (Sispamkota), dalam pengamanan Pemilu 2024 di Kabupaten HSS,” ujar Kapolres HSS AKBP Leo Martin Pasaribu, di stadion 2 Desember.

Kapolres HSS mengatakan latihan Sispamkota dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya peristiwa dalam tahapan pemilu dengan eskalasi tinggi, sehingga perlu disiapkan sejak dini melalui latihan simulasi Sispamkota.

“Melalui Sispamkota, kita semua sudah siap menghadapi segala kemungkinan ancaman yang akan terjadi dalam pelaksanaan Pemilu 2024,” ujar Kapolres HSS.

Sementara itu, Dandim 1003/HSS Letkol INF Bayu Oktavianto Sudibyo mengatakan latihan simulasi Sispamkota langkah yang sangat bagus dilakukan, agar lebih siap secara dini untuk menghadapi segala kemungkinan yang akan terjadi dalam pelaksanaan pemilu.

“Kita harus siap, jika sesuatu hal akan terjadi dan tidak siap maka akan sulit untuk mengatasinya. Pertahankan dan terus latihan agar kita bisa siap lebih dini menghadapi segala kemungkinan yang akan terjadi,” ujar Dandim 1003.

Dalam kegiatan simulasi Sispamkota tersebut, Kapolres HSS
AKBP Leo Martin Pasaribu menandatangi perjanjian kerjasama dengan KPU dan Bawaslu Kabupaten HSS.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait