Cegah Perdagangan Orang, Kemenkumham Gelar Sosialisasi TPPO

Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Kalimantan Selatan (Kalsel), Junita Sitorus ketika memberikan keterangan pers.(ist)

Banjarmasin, kalselpos.com – Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Kalimantan Selatan (Kalsel), Junita Sitorus menuturkan pentingnya pencegahan maupun penanggulangan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang bisa saja terjadi dengan modus atau dalih tertentu.

Disampaikannya, oleh karena itulah pentingnya sinergitas bagi semua komponen dan lintas sektoral sesuai dengan ranah tugas masing-masing. Sejauh ini keberadaan imigrasi memiliki andil utama pencegahan disinilah memaksimalkan segala potensi di setiap instansi terkait seperti imigrasi, travel, kepolisian dan lainnya.

Bacaan Lainnya

“Karena di imigrasi ini segala dokumen pendukung keimigrasian seperti paspor dan pengawasan perlintasan keimigrasian, ” Kata kata Junita kepada Kalselpos com disela sela kegiatan Sosialisasi TPPO Di wilayah Kerja Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Banjarmasin Senin (17/7) .

Ia menambahkan memang dalam perjalanannya sejauh ini modus perdagangan orang cenderung didominasi wisata ibadah perjalanan umrah dan para pencari kerja sehingga penting sekali agar kasus tersebut tidak terjadi khususnya di wilayah Kalsel.

“Oleh karena itu kami d mengingatkan agar identitas diri benar benar dilengkapi terutama paspor yang sah terlebih jika memang persyaratan pembuatannya telah sesuai aturan. Kami mendapatkan informasi dari Polda Kalsel adanya sindikat pengaturan keberangkatan keluar negeri, ” tambahnya

Lanjut Junita semoga dengan adanya pertemuan sosialisasi guna menyamakan persepsi serta mengedukasi segenap lapisan masyarakat disamping saling melengkapi dalam bentuk kolaborasi dengan tujuan utama melindungi segenap WNI yang sudah diatur dalam perundang-undangan termasuk.

Dirinya juga menekankan pentingnya sinergitas dan kolaborasi serta persamaan persepsi terkait TPPO. Hal ini menjadi penting demi melindungi segenap warga Indonesia, khususnya warga Kalimantan Selatan dari ancaman eskploitasi.

“Sosialisasi ini merupakan wujud nyata negara hadir untuk mengedukasi dan melindungi masyarakat agar tidak menjadi korban terjadinya TPPO,” tandas Junita.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait