TPID studi tiru ke pabrik beras BUMD Pemprov DKI

Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Kalsel Hj Raudatul Jannah bersama rombongan saat kunker dan studi tiru di pabrik pengolahan beras dan pangan PT Food Station Tjipinang Jaya di Jakarta.(ist)

Banjarbaru, kalselpos.com – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalsel mengadakan kunjungan kerja (Kunker) dan studi tiru ke pabrik pengolahan beras dan pangan PT. Food Station Tjipinang Jaya (FSTJ) milik BUMD Pemprov DKI Jakarta, Selasa (14/2).

 

Bacaan Lainnya

Kunjungan yang diprakarsai oleh Kepala Biro Perekomomian Setda Provinsi Kalsel Hj. Raudatul Jannah ini, juga diikuti Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Nurul Fajar Desira, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Holtikultura Syamsir Rahman, Kepala Dinas Perdagangan Birhasani, Kepala Biro Adminitrasi Pimpinan Setdaprov Kalsel Berkatullah, serta perwakilan seluruh TPID di Kabupaten/Kota se-Kalsel dan BUMD Provinsi Kalsel.

 

Kedatangan rombongan TPID Kalsel dilokasi prabrik disambut langsung oleh Direktur Keuangan dan Umum PT. FSTJ Budi Santoso.

 

Dalam paparannya, Budi Santoso menjelaskan bahwa dalam memenuhi kebutuhan beras PT. FSTJ membangun kemitraan dengan petani bukan dengan system trading yang mengikuti turun naiknya harga sehinga tidak merugikan petani.

 

“Kalau kami prinsipnya adalah kemitraan jangka panjang. Artinya pada saat kondisi senang ya mereka nabung pada saat susah mereka mengurangi marjinnya (keuntungan). Kepastian pembeli hubungan yang baik dan pembayaran yang lancar,” ujarnya.

 

Budi juga menekankan pentingnya komitmen antara SKPD dan OPD dengan BUMD, dalam hal ini PT. FSTJ, dalam membangun BUMD yang berhasil dan berdampak positif terhadap perekonomian dan kestabilan harga di daerah, sehigga inflasi relatif terjaga.

 

“Yang punya budget dan anggaran adalah teman-teman di SKPD dan OPD, nah kami yang digerakan oleh mereka (SKPD/OPD Pemprov DKI Jakarta). Komitmen ini yang berjalan beriringan antara mereka (Pemprov DKI) dan kami (BUMD)” terangnya.

 

Kunjungan dilanjutkan dengan melihat langsung proses pengolahan beras di PT. FSTJ.

 

Peserta kunjungan TPID Kalsel ini pun di ajak melihat langusung pengepakan beras, proses pemurniannya dengan mesin dan alur distribusi yang dilalui untuk mengolah beras premium.

 

Sebelumnya dalam pertemuan TPID se-Kalsel di Hotel Oria (13/2) Raudatul Jannah mengatakan dipilihnya PT. FSTJ sebagai tempat kunjungan karena dinilai sukses dalam mengelola distribusi beras dan bahan pangan khususnya di DKI Jakarta.

 

Suksesnya pengelolaan bahan pangan berdampak pada terjaganya tingkat inflasi DKI Jakarta yang di bawah rata-rata Nasional, yaitu 3.50 persen Year on Year (YoY) pada Juli 2022.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait