Ratusan Pengendara di Batola Terjaring ETLE Mobile

Pengendara pelanggar peraturan lalu lintas di Barito Kuala (Batola), dijerat dengan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) mobile atau tilang elektronik mobile.(ist)

Marabahan, kalselpos.com– Hampir dua pekan dicoba, ratusan pengendara pelanggar peraturan lalu lintas di Barito Kuala (Batola), dijerat dengan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) mobile atau tilang elektronik mobile.

Sejak diwacanakan November 2022, penerapan ETLE Mobile di Batola sudah memasuki tahap uji coba, sebelum benar-benar diterapkan mulai Februari 2023.

Bacaan Lainnya

Dari hasil uji coba, tercatat ratusan pengendara pelanggar yang terjerat, baik sepeda motor maupun mobil.

“Selama uji coba, sudah ratusan pelanggar yang ditindak dengan ETLE mobile. Bahkan dalam sehari, ditemukan sekitar 50 pelanggar,” papar Kapolres Batola AKBP Diaz Sasongko, melalui Kasat Lantas Iptu Royke Noldy Darean, Selasa (24/1).

Disampaikannya, kepada semua pelanggar, juga telah dikirim surat konfirmasi melalui Kantor Pos. Lembar konfirmasi ini antara lain berisi foto dan data pelanggaran.

Berdasarkan data sementara, pelanggaran yang mendominasi adalah tidak menggunakan helm dan pajak kendaraan kadaluwarsa.

Untungnya selama proses uji coba, setiap pelanggaran belum dikenai denda tilang maupun pemblokiran Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Mereka hanya dikenai wajib lapor ke Pos Satlantas Polres Batola di Jembatan Rumpiang.

Pos terkait