Bupati HSS Launching BAAS

PUKUL GONG- Bupati HSS Achmad Fikry memukul gong sebagai tanda peresmian BAAS.(Kominfo)

Kandangan, kalselpos.com– Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) Achmad Fikry didampingi Wakil Bupati Syamsuri Arsyad melaunching dan mengukuhkan Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) program Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan ,Anak (PPKBPPPA) setempat, Kamis (29/9) di halaman Kecamatan Padang Batung.

Kepala Dinas PPKBPPPA Kabupaten HSS Dian Marliana mengatakan, launching dan pengukuhan BAAS dilakukan berdasarkan Perpres no 72 tahun 2021, yang melibatkan segala sektor untuk ambil bagian penurunan anak stunting.

Bacaan Lainnya

Dikatakan Dian, sasaran BAAS adalah anak bawah dua tahun(baduta) stunting yang merupakan periode emas 1.000 hari pertama kehidupan.

Menurut Dian, di Kabupaten HSS jumlah baduta stunting yang di intervensi BAAS sekitar 145 anak dari 69 Desa di 10 Kecamatan.

 

“Intervensi BAAS dilakukan melalui pemberian makan padat bergizi, yang dimasak melalui dapur sehat atasi stunting, yang satu porsi nya Rp25 ribu Dua kali sehari selama enam bulan,” ujar Dian.

Diungkapkan Dian, donatur yang menjadi BAAS Pemkab HSS Rp 163.125.000, PT AGM Rp 92.250.000, ditambah susu SGM 118 Kotak, Vitamin Bumil dan Menyusui 36 pack, vit sirup balita 75 botol di Kecamatan Padang Batung.

Selain itu, Bank Kalsel Rp52.000.000 bagi 41 anak di Kecamatan Kandangan, BAZNAS Rp29.250.000 13 baduta di Kecamatan Simpur, PT SAM Rp20.250.000 untuk 9 baduta di Kecamatan Daha Selatan.

Selanjutnya, Bank Rakyat Indonesia Cabang Kandangan Rp13.500.000 untuk 6 baduta di Kecamatan Daha Utara, RS Ceria Rp11.250.000 untuk 5 baduta di Kecamatan Kalumpang, dan OPD, Kecamatan, Bagian Setda, Puskesmas Rp 44.130.000 untuk 20 Baduta di Kecamatan Sungai Raya, Telaga Langsat, Angkinang, dan PT SLS Rp. 2.500.000 untuk 1 baduta di Kecamatan Loksado.

Sementara itu, Bupati HSS Achmad Fikry mengatakan, untuk menekan angka stunting yang perlu ditekankan adalah komitmen, perubahan perilaku hidup sehat, pemberdayaan masyarakat, peningkatan konvergensi intervensi spesifik dan intervensi sensitive, peningkatan ketahanan pangan dan gizi individu dan keluarga.

“Sesuai yang disampaikan pak Presiden RI Joko Widodo, bahwa pada 2024 angka stunting ditargetkan turun pada posisi 14 persen seperti yang tertuang dalam Perpres no 72 tahun 2021,” ujar Bupati Fikry.

Bupati mengucapkan terima kasih kepada semua donatur yang bersedia menjadi BAAS kepada 169 anak dengan memberikan makanan tambahan.

“Untuk penangan stunting ini, kita terbuka lebar dan memberikan kesempatan kepada masyarakat yang ingin menjadi BAAS,” ujar Bupati Fikry.

Sport.kalselpos.com

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait