BLF janji siap ‘Batalkan’ kenaikan Tarif air bersih PTAM Bandarmasih

Dr Muhammad Pazri SH MH

Banjarmasin,kalselpos.com
Direktur Borneo Law Firm (BLF) Banjarmasin, Dr Muhammad Pazri SH MH, mengaku siap memperjuangkan agar kenaikan tarif air bersih milik PT Air Minum (PTAM) Bandarmasih, dibatalkan.

Sebab, sambungnya, usai melayangkan surat protes ke PTAM Bandarmasih, terkait kebijakan kenaikan tarif air 10 persen, pihaknya akan melayangkan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banjarmasin.

Bacaan Lainnya

“Pastinya, kami telah melayangkan surat Keberatan Administrasi ke PTAM, terkait naiknya tarif air bersih yang telah efektif berlaku per 1 September untuk tagihan rekening pemakaian air bulan Agustus 2022,” ucapnya, kepada kalselpos.com, Kamis (29/9/22) siang.

Nah, dengan modal keberatan tersebutnya, maka akan memudahkan pihaknya melakukan gugatan ke PTUN Banjarmasin.

Surat keberatan administratif tersebut, ditujukan kepada Direktur Utama PTAM Bandarmasih, sekaligus sebagai upaya, pihak BLF menempuh jalur non ligitasi berdasar UU Administrasi Pemerintahan Nomor 30 Tahun 2014.

Termasuk, keberatan soal asas kemanfaatan umum, transparansi dan akuntabilitas yang diatur dalam UU Sumber Daya Air (SDA) Nomor 17 Tahun 2019, tentang fungsi pemerintahan dalam pelayanan air minum bagi masyarakat, khususnya di Kota Banjarmasin.

“Pastinya, kami sudah melayangkan surat keberatan administratif ke PTAM Bandarmasih, pada Rabu (21/9/2022) lalu, atas kuasa hukum dari warga Banjarmasin yang menjadi pelanggan air bersih di perusahaan tersebut,” jelas Pazri.

Menurutnya, upaya melayangkan surat keberatan administarif, merupakan satu perjuangan, agar PTAM Bandarmasih segera membatalkan atau mencabut kebijakan kenaikan tarif air bersih, yang sudah efektif diberlakukan per 1 September 2022, untuk tagihan rekening pemakaian air bulan Agustus 2022.

Sport.kalselpos.com

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait