Ketum Forkot: Mayoritas pelanggan Menolak kenaikkan Tarif PTAM per Agustus 2022

BERBINCANG -Ketua Forkot Banjarmasin, Sy Nisfuady SH (kiri) saat berbincang dengan Dirut PDAM Bandarmasih, Ir Yudha Achmady. istimewa.s.a lingga.kalselpos.com

Banjarmasin, kalselpos.com – Desakan penundaan kenaikkan tarif air bersih yang sudah diberlakukan PT Air Minum (PTAM) Bandarmasih, per Agustus 2022, ternyata bukan tanpa alasan.

Sebab, sebagaimana informasi yang diterima kalselpos.com, dari ketua Forum Kota (Forkot) Banjarmasin, Sy Nisfuady SH, Jumat (25/9/22) malam, diungkapkan, jika mayoritas pelanggan di lima kecamatan di kota, ini menyatakan menolak kenaikkan tarif air bersih PTAM per Agustus 2022 lalu.

Bacaan Lainnya

“Mereka, mayoritas pelanggan, umumnya meminta penundaan kenaikkan tarif hingga Desember 2022 nanti,” ungkapnya.

Data tersebut, jelasnya, didapat dari hasil dialog publik yang digelar Forkot Banjarmasin di lima kecamatan, pada 19 hingga 21September 2022 lalu.

Saat ini, ucap Nisfuady, jumlah pelanggan aktif di PT AM Bandarmasih tercatat sebanyak 199.537 orang.

“Nah, diperkirakan 60 persen lebih, dari data pelanggan tersebut, meminta penundaan kenaikkan tarif,” tegasnya.

Sebelumnya, protes kenaikkan tarif air bersih milik PT PTAM Bandarmasih, yang dilayangkan lewat Kantor Advokat Borneo Law Firm (BLF) Banjarmasin, dikoreksi pihak pemberi kuasa.

Adalah Sy Nisfuady SH, warga Banua Anyar Banjarmasin, kepada kalselpos.com, Minggu (25/9/22) siang, yang mengaku, jika dirinya tidak sependapat, jika BLF hanya sekedar menyampaikan
surat Keberatan Administrasi ke perusahaan air minum tersebut.

“Yang saya inginkan sebenarnya gugatan class action, bukan sekedar surat Keberatan Administrasi ke PTAM Bandarmasih,” ucapnya.

Sebab, kuasa atau rekomendasi dari Forkot kepada BLF, mendesak agar PTAM menunda kenaikkan tarif air bersih, sampai akhir tahun 2022, atau sampai ada keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), hingga bisa diterima oleh semua pihak, tegasnya.

Terlepas itu, Nisfuady berjanji, terus akan memperjuangan penundaan kenaikkan tarif air bersih milik PTAM Bandarmasih, hingga semua beban yang ditanggung pelanggan di Banjarmasin saat ini, ‘dianulir’.

Sport.kalselpos.com

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

 

Pos terkait