Baru dioperasikan, Mobil Damkar DPKP Banjarmasin “terserempet” Pengendara Motor

Sejumlah relawan melakukan evakuasi kendaraan milik warga, pasca terlibat insiden dengan mobil Damkar milik DPKP Banjarmasin.(Istimewa) Muhammad Fudail(kalselpos.com)

Banjarmasin, kalselpos.com– Unit mobil tangki milik Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Banjarmasin, baru dioperasionalkan sejak 23 Agustus 2022 kemarin.

Sayangnya, pada Jumat (9/9/22) mobil tersebut malah terlibat insiden saat meluncur menuju lokasi kebakaran di Kayutangi Banjarmasin Utara.

Bacaan Lainnya

Insiden terjadi antara pengendara sepeda motor dengan mobil armada Damkar, di kawasan Jalan Simpang 4 Belitung, Banjarmasin, Jumat sekira pukul 14.30 Wita.

Terlihat rekaman CCTV milik Dinas perhubungan (Dishub) Banjarmasin mobil BPK datang dari arah Jalan S. Parman menuju Hasan Basry. Saat di perempatan, traffic light menujukkan lampu merah atau berhenti.

Mobil BPK mengambil lajur kiri, dan menerobos lampu merah. Bertepatan dengan itu, pengendara dari arah jalan Belitung sedang jalan, karena posisi traffic light lampu hijau.

Walhasil, insiden itu pun tak terhindarkan. Beruntung tidak ada korban jiwa, meskipun sepeda motor milik salah seorang warga mengalami rusak berat pada bagian depan.

Sepeda motor milik latifah Al Maulida, warga Kuin Banjarmasin, hancur di bagian depan, Velg bannya patah dan lepas, lampunya hancur.

“Saya dan anak murid mau ke Pemko untuk latihan menari. Lalu BPK itu lewat. Namanya juga musibah, ya mau gimana,” ujar Latifah Al Maulida.

Maulida pun meminta pertanggung jawaban atas insiden yang terjadi.

“Saat itu kami sudah pelan, jadi tidak ada luka. Alhamdulillah,” katanya.

Sementara itu, Danton 2 DPKP Banjarmasin, Adi Chandra mengakui ada sedikit insiden saat anggota menuju ke Komplek Kejaksaan.

“Sesuai SOP ketika ada informasi kebakaran. Anggota juga tidak terlalu kencang,” terangnya.

Saat mobil BPK menuju lokasi kebakaran dan melintas di perempatan Belitung, pengendara bersangkutan menabrak bagian badan mobil.

Padahal seperti diketahui diawal, posisi traffic light dari arah jalan Belitung sedang pada posisi lampu hijau.

“Mobil sudah lewat separo jalan, ibu itu nabrak. Lalu ada lecet cukup dibagian badan mobil, karena mobil terus jalan. Makanya ibu itu tidak apa-apa, cuma sepeda motor bagian depannya rusak,” terangnya.

Pihaknya telah melalukan mediasi dengan si pengendara. Namun enggan melakukan ganti rugi.

“Ibunya minta ganti rugi. Kalau kita ganti rugi, berarti kita yang salah. Sedangkan mobil kita juga mengalami rusak. Jadi kita sama-sama memperbaiki saja. Kalau mau melapor ke Satlantas Polresta, silahkan. Kita sesuai SOP,” pungkasnya.

Sport.kalselpos.com

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

 

Pos terkait