Program TMMD Ke-114 Non Fisik, Kodim 1022/Tnb Sosialisasikan Wawasan Kebangsaan

Kapt (inf) Wahyono, Pasiter Kodim 1022/TNB saat memberikan materi wawasan kebangsaan.(ist)Kristiawan(kalselpos.com)

Batulicin, kalselpos.com – Kegiatan sasaran non fisik dari Program TMMD Ke-114 Kodim 1022/Tnb, turut menggandeng unsur Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu).

Dengan melakukan berbagai kegiatan sosialisasi kepada Warga Desa Sumber Arum, Kecamatan Satui, bertempat di aula kantor desa setempat, Senin (08/08/2022).

Bacaan Lainnya

TNI Manunggal Membangun Desa Reguler Ke-114 Kodim 1022/Tnb, melakukan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan kepada para warga Desa terdiri dari 6 RT, warga di Desa Sumber Arum Kecamatan Satui Kabupaten Tanbu.

Disampaikan Kapten Inf Wahyono, selaku Pasiter Satgas Kodim, mewakili Dansatgas TMMD ke-114, sekaligus Dandim 1022/Tnb, Letkol Inf Aldin Hadi, S.H., M.Tr (Han) menyampaikan sapaan hangat kepada warga dalam kegiatan tersebut.

Diantaranya ada 4 yang akan disampaikan dalam kegiatan ini, yakni tentang sosialisasi Wasbang (wawasan kebangsaan), sosialisasi pengembangan ilmu pertanian dan perkebunan, sosialisasi tentang perekrutan TNI bagi para pemuda desa, serta Penyuluhan Yan Kes Posyandu & POSBINDU-PTM.

“Dalam rangka menumbuhkan kembali rasa nasionalisme kebangsaan, dimana semakin berkembangnya zaman modern ini, dikhawatirkan mulai adanya terkikis rasa nasionalisme (cinta negara) di masayarakat, sehingga ilmu wawasan kebangsaan perlu diberikan, adapun kelanjutnya kami juga memberikan wawasan tentang rekrutmen TNI, ilmu tentang pertanian dan perkebunan bagi warga, selain itu kami siapkan penyuluhan kesehatan dari Bidan desa,” ucap Pasiter Wahyono.

Soraya Fitriani selaku Bidan Desa Sumber Arum, menyampaikan materi sosialisasi tentang Penyuluhan Yan Kes Posyandu & POSBINDU-PTM (Pos Binaan Terpadu Penyakit Tidak Menular), warga juga diwajibkan setahun sekali memeriksakan kesehatannya sebagaimana peraturan kesehatan negara.

Bidan desa menekankan pemanfaatan Posyandu Lansia, digunakan sebagai pemeriksaan kesehatan bagi para lansia dan diharapkan aktif bagi para lansia desa memeriksakan kesehatan dirinya.

Kemudian, Kepala BPP Kecamatan Satui, Ulang Abdullah diwakili oleh Eko Purnomo selaku PPL Desa Tegal Sari, Kecamatan Satui, menyampaikan paparan materi tentang Pupuk Organik dan Pupuk Non Organik.

Sedangkan, pengertian pupuk secara luas ialah, pemberian bahan kepada tanah dengan maksud memperbaiki atau meningkatkan kesuburan tanah, bahan itu tidak mencakup air yang pemberiannya disebut irigasi. Memang irigasi dapat juga berperan pemupukan tertentu, karena air mengandung zat hara terlarut atau tersuspensi.

“Pemberian bahan yang dimaksudkan untuk menambah hara tanaman pada tanah (pupuk menurut arti awam: fertilizer) pemberian bahan yang dimaksudkan memperbaiki suasana tanah, baik fisika, kimia ataupun biologi, disebut amandemen yang berarti reparation atau restutition,” sampainya.

“Jenis tanah di Kalimantan Selatan, masuk dalam kategori tanah gambut. Petani dengan penyesuaian pemberian pupuk yang cocok, tepat jenis dan tepat dosisnya, sehingga dapat menghindari menyebabkan overdosis tanaman. Pemupukan hendaknya dilakukan sesuai tepat sasaran waktu,” tutupnya.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait