Tanjung, kalselpos.com – Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tabalong sempat menemukan beberapa ekor hewan kurban yang suspek Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Beruntung pihak Dinas cepat mengambil Tindakan dan kini kondisi terakhir hewan kurban jenis sapi itu semakin membaik.
“Kami sudah tangani dengan memberikan suntikan untuk meningkatkan daya tahan tubuh ternak, kita lakukan penyemprotan dan kita batasi lalulintas ternak,’ jelas drh. Suwandi Kepala Bidang Kesehatan Hewan pada Dinas Perkebunan dan Peternakan Tabalong pada kamis (7/7).
Sampai kemarin informasi yang didapatnya semua hewan yang suspek dan mendapatkan penangan kondisinya sudah pulih Kembali.
“Insyaallah di Tabalong aman dan terkendali untuk pelaksanaan hewan kurban dan kita mampu untuk mengatasi suspek diwilayah kita,” ucapnya.
Sesuai dengan Fatwa MUI nomor 32 tahun 2022 hewan yang kena PMK bisa dijadikan hewan kurban dengan syarat, sah terindikasi PMK namun masih mau makan dan minum serta bisa jalan.
Pihaknya menghimbau sesuai dengan surat edaran Bupati Tabalong penyembelihan hewan kurban di rumah potong hewan tapi jika jauh dari RPH bisa ditempat pemotongan hewan tapi seijin dengan camat setempat.
“Supaya paling tidak ada kontrol dari pemerintah dan kita bisa mendeteksi hewan kurban di kecamatan masing masing,” tutur Suwandi.
Suwandi meminta masyarakat bisa menghubungi Dinas Perkebunan dan Peternakan bila ada yang tidak jelas, pihaknya siap memberikan informasi kepada masyarakat terkait dengan hewan kurban.
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





