Sampit,kalselpos.com – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor berharap pemerintah pusat segera mewujudkan dana bagi hasil (DBH) bidang perkebunan kelapa sawit. Kebijakan baru ini diharapkan akan berdampak besar terhadap daerah-daerah penghasil sawit di negara ini.
Menurut Halikinnor, harapan realisasi DBH sawit tersebut merupakan salah satu yang sedang diperjuangkan oleh Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia (AKPSI).
“Selama ini pajak bidang perkebunan kelapa sawit ini langsung dipungut oleh pemerintah pusat. Tidak ada masuk ke daerah. Makanya ini yang salah satunya kita perjuangkan karena kalau daerah dapat DBH sawit maka akan berdampak besar terhadap pendapatan asli daerah,” kata Halikinnor, Kamis (7/7/2022).
AKPSI diketuai Yulhaidir yang merupakan Bupati Seruyan. Dua hari terakhir anggota AKPSI yang berjumlah 160 kabupaten berkumpul di Jakarta membahas terkait bidang perkebunan kelapa sawit.
Halikinnor didaulat mendampingi Yulhaidir tampil berbicara dalam diskusi yang juga dihadiri Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.
Dasar hukum DBH sawit sudah terbuka dengan diterbitkannya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.
AKPSI meminta segera diterbitkan Peraturan Presiden hingga Peraturan Menteri sebagai petunjuk teknis agar kebijakan DBH sawit bisa segera dilaksanakan.
Tuntutan DBH sawit ini dinilai wajar karena daerah penghasil sawit selama ini justru menerima dampak akibat aktivitas perkebunan kelapa sawit, salah satunya jalan yang cepat rusak karena dilalui truk bermuatan tandan buah segar sawit dan minyak kelapa sawit yang bobotnya melebihi batas kemampuan jalan.
Hal penting lain yang disampaikan yaitu realisasi kebun plasma seluas 20 persen dari areal setiap perusahaan perkebunan kelapa sawit. Pemerintah pusat diminta memastikan seluruh perusahaan melaksanakan kewajiban tersebut.
“Kebun plasma ini diharapkan mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat kita di kawasan pelosok, khususnya desa-desa di sekitar perusahaan. Masalah-masalah ini yang sedang kami perjuangkan melalui asosiasi,” pungkas Halikinnor.
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





