Pengelolaan Sampah di Kalsel Alami Penurunan

Kepala DLH Provinsi Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana saat diwawancara awak media.(anas aliando)(kalselpos.com)

Banjarbaru,kalselpos.com – Kabar kurang bagus disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Hanifah Dwi Nirwana. Kabar itu adalah, kondisi pengelolaan sampah di 13 kabupaten/kota se-Kalsel hampir semuanya mengalami penurunan.

Melihat kondisi tersebut, Hanifah pun meminta pemerintah kabupaten/kota untuk segera melakukan pembenahan.
Seperti diketahui, daerah yang kini TPA menjadi TPA open dumping atau dikumpulkan secara terbuka, padahal sebelumnya sudah mengarah pada sanitary landfill atau sistem pemusnahan sampah yang dilakukan dengan cara menimbun sampah dengan tanah yang ditimbun selapis demi selapis.

Bacaan Lainnya

“Kerena anggaran, difokuskan untuk penanganan Covid-19. Contoh Barito Kuala, sekarang fasilitas TPAnya sudah open dumping, Kotabaru, Banjarbaru, Banjar, Tapin, HST, HSU dan Tanah Laut,” beber Hanifah kepada awak media, Rabu (27/4/).

Untuk memecahkan masalah tersebut, sebut Hanifah, hanya dengan kesiapan diri pemerintah daerah agar segera berbenah. Meski hal itu tidak semudah membalik telapak tangan.

“Kita memahami untuk mengembalikan ke fasilitas seperti semula perlu memakan waktu dua hingga tiga tahun,” ujarnya.

Jika tak segera berbenah, Hanifah khawatir dampak yang akan ditimbulkan akan makin parah. Selain ancaman  terhadap pencemaran lingkungan juga pencemaran udara, air  dan lainnya.
Yang bikin miris, kalau terus dibiarkan,
Kalsel juga terancam tak bisa memperoleh piala Adipura tahun 2022.

Hanifah mengungkapkan, Kementerian LHK menegaskan jika daerah yang masih memiliki tempat pembuangan akhir sampah (TPA) open dumping atau dikumpulkan secara terbuka, tidak akan menerima penghargaan Adipura.

“Hal itu disebabkan Kementerian LHK tidak mau melanggar Undang-Undang No.18 tahun 2008 tentang pengelolaan sampah. Dari Undang-Undang tersebut, diamanatkan bahwa sejak tahun 2013 tidak ada TPA yang dilakukan secara kumpul dan terbuka.
Kita dapat informasi bahwa tahun ini akan digelar lagi untuk Adipura, setelah vakum 2 tahun akibat pandemi,” tukasnya.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait