Kotabaru, kalselpos.com -Sebelum memasuki bulan puasa atau bulan suci Ramadhan, kaum muslimin dan muslimat bertemu bulan Sya’ban dimana ada Nisfu Sya’ban di tengah bulan tersebut yang diperingati setiap tanggal 15 bulan kedelapan dari kalender Islam.
Dalam menyambut Nisfu Sya’ban biasa masyarakat melakukan ziarah kubur pada siang hari. Kemudian berpuasa pada keesokan harinya.
Harga bunga tabur di sejumlah pasar tradisional di Kotabaru terus mengalami kenaikan memasuki bulan Sya’ban (Ruwah).
Pantauan di Pasar Limbur, Kotabaru, Kamis (17/3/2022), pedagang mengaku kenaikan harga ini dipicu banyaknya warga yang menggelar tradisi ziarah menjelang bulan Puasa.
“Kenaikan ini karena bunga yang diperolehnya sudah agak susah diperoleh,” ujar seorang pedagang, Nadia, kepada wartawan.
Menurutnya, harga bunga tabur akan terus mengalami kenaikan mendekati bulan Puasa. Hal ini seperti tahun-tahun sebelumnya.
Seperti hal yang dituturkan pembeli Ardian, dirinya mengaku harga jual bunga relatif naik, namun sebanding dengan bunga yang diperoleh pedagang.
Pedagang bunga pasar Limbur menjual aneka bunga antaranya, Bunga Mawar, Melati, Kenanga dan juga bunga Rampai.
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





