‘Police Line’ jalan Hauling Km 101 Tapin dinilai Tidak Sah

[]istimewa SIDANG PRAPERADILAN - Suasana sidang praperadilan terhadap Polda Kalsel yang digelar di PN Banjarmasin, Rabu (19/1/22) siang.hafidz(kalselpos.com)

Banjarmasin,kalselpos.com– Sidang lanjutan praperadilan terkait ‘police line’ Jalan Hauling Km 101 Tapin, kembali digelar di Pengadilan Negeri Banjarmasin, Rabu (19/1/2020) siang, dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ahli dari pihak pemohon, dalam hal ini Asosiasi Pekerja Angkutan Tongkang dan Hauling PT Antang Gunung Meratus (AGM).

Dalam agenda tersebut, pihak pemohon menghadirkan pakar hukum pidana dari Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Hairul Huda.

Bacaan Lainnya

“Garis ‘police line’ itu digunakan saat penyidik melakukan olah tempat kejadian perkara, setelah selesai olah TKP, garis polisi seharusnya dilepas oleh penyidik,” terang saksi ahli.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.