Belajar Pengelolaan Sampah, Wabup dan Kadispera KPLH HSS Sambangi Jambangan

  • Whatsapp
PENGELOLAAN SAMPAH- Wakil Bupati (Wabup) HSS Syamsuri Arsyad, didampingi Kepala Dispera KPLH Kabupaten HSS Ronald Prana Putra, melihat pengelolaan sampah di DPU Jambangan.(Kominfo)(kalselpos.com)

Kandangan, kalselpos.com Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (Dispera KPLH) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) studi banding pengelolaan sampah ke Pusat Daur Ulang (PDU) di Jambangan, Surabaya, Provinsi Jawa Timur (Jatim), Rabu (08/11).

Rombongan studi banding pengelolaan sampah ke Jambangan tersebut, dipimpin Wakil Bupati (Wabup) HSS Syamsuri Arsyad, didampingi Kepala Dispera KPLH Kabupaten HSS Ronald Prana Putra, Kabag Ekobang Setda HSS Eko Harjidi dan Kabag Hukum Setda HSS Fitri.

Bacaan Lainnya

Kunjungan tersebut dilakukan untuk belajar pengelolaan sampah yang produktif, agar dapat dimanfaatkan kembali yang bernilai ekonomis.

“Proses daur ulang sangat berguna untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA), sehingga meminimalisir terjadinya over load,” ujar Wabup HSS Syamsuri Arsyad disela kunjungan ke PDU, di Jambangan.

Menurut wabup, dari semua proses daur ulang yang dipaparkan pihak PDU Jambangan, maka sangat memungkinkan untuk bisa dikembangkan ditempat Kabupaten HSS.

Dikatakan wabup, dipilihmya PDU Jambangan menjadi lokasi kunjungi studi, dikarenakan memiliki kualitas pengelolaan sampah yang baik, sehingga dapat dicontoh untuk diterapkan di Kabupaten HSS.

“Kita sudah mengajukan Raperda ke DPRD, namun kita tidak bisa hanya sekedar belajar teori tetapi harus belajar secara langsung,” ujar wabup.

 

Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau Kota Surabaya,
Anna Fajriatin mengatakan, PDU Jambangan dapat menampung seluruh sampah yang ada di kecamatan setempat.

“PDU Jambangan dapat mengurangi produksi sampah hingga 50 persen, sehingga yang masuk ke TPA kami hanya sekitar 1.500 ton sampah saja,” ujarnya.

Dikatakannya, PDU dibangun sejak tahun 2015 beroperasi setiap hari untuk melakukan pemilahan terhadap sampah organik dan non organik untuk diolah kembali.

“Daru 9 TPS 3R di Surabaya, namun DPU Jambangan menjadi sentral sehingga dapat meminimalisir reproduksi volume sampah yang masuk ke TPA,” ujarnya.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.