Update Erupsi Gunung Semeru, status masih tetap waspada

  • Whatsapp
Gunung Semeru saat mengalami erupsi, Sabtu (4/12) siang.(ist/net)(kalselpos.com)

Lumajang, kalselpos.com – Tingkat aktivitas Gunung Semeru yang terketak di Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur (Jatim) dinilai masih pada level II atau waspada, meskipun aktivitasnya meningkat.

Demikian pernyataan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental, serta potensi ancaman bahayanya setelah Gunung Semeru mengalami erupsi pada Sabtu (4/11) siang.

Bacaan Lainnya

“Pengamatan visual menunjukkan pemunculan guguran dan awan panas guguran diakibatkan oleh ketidakstabilan endapan lidah lava,” kata Koordinator Kelompok Mitigasi Gunung Api Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kristianto dalam rilis yang diterima di Lumajang, Sabtu malam.

Menurutnya aktivitas yang terjadi pada tanggal 1 dan 4 Desember merupakan aktivitas permukaan (erupsi sekunder) dan dari kegempaan tidak menunjukkan adanya kenaikan jumlah dan jenis gempa yang berasosiasi dengan suplai magma/batuan segar ke permukaan.

“Jumlah dan jenis gempa yang terekam selama 1 hingga 30 November 2021 didominasi oleh gempa-gempa permukaan berupa gempa letusan dengan rata-rata 50 kejadian per hari,” tuturnya.

Gempa guguran pada 1 dan 3 Desember 2021, masing-masing 4 kali kejadian. Gempa-gempa vulkanik (gempa vulkanik dalam, vulkanik dangkal, dan tremor) yang mengindikasikan kenaikan magma ke permukaan terekam dengan jumlah sangat rendah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.