Advokat Jurkani, korban Penganiayaan Brutal di Tanbu Meninggal Dunia

Jurkani advokat korban penganiayaan saat memantau tambang batu bara ilegal meninggal dunia pada Rabu (3/11).(istimewa)fahmi(kalselpos.com)

Martapura, kalselpos.com-Jurkani SH, advokat yang jadi korban penganiayaan saat memantau aktivitas tambang batubara ilegal di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), meninggal dunia pada Rabu (3/11) ini.

Advokat Jurkani dikabarkan telah meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Ciputra Mitra Hospital, di Jalan A Yani Km 7,8 Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar.

Bacaan Lainnya

“Almarhum menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 10.20 Wita. Untuk tempat pemakaman masih menunggu keputusan keluarga, dan almarhum sebelumnya pernah menyampaikan ingin dimakamkan di Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara,” ungkap keluarga dekat advokat Jurkani, Rabu (3/11) pagi.

Almarhum advokat Jurkani adalah korban penganiayaan brutal saat bertugas mengawasi tambang ilegal, Jumat 22 Oktober 2021 sekitar pukul 17.45 Wita di Desa Bunati, Kecamatan Angsana, Kabupaten Tanbu.

Pos terkait