Viral, ibu hamil 9 bulan diduga dilecehkan nakes Puskesmas

  • Whatsapp
Ilustrasi ibu hamil.(foto: KlikDokter)(kalselpos.com)

kalselpos.com – Viral video dugaan adanya pelecehan nakes terhadap pasien dibagikan akun tiktok @stevfannywijaya.

Peristiwa itu disebut terjadi di salah satu Puskesmas di Jakarta Barat.

Bacaan Lainnya

Pengunggah video mengaku sebagai saudara ibu hamil 9 bulan yang diduga dilecehkan oleh nakes.

“Tenaga-tenaga medis tersebut mengatakan seperti ini ‘kalau tidak ada suami tidak bisa pakai BPJS, kalau ada suami baru bisa pakai BPJS’, dengan nada ketus,” tulis @stevfanywijjaya.

Ia mengatakan saat kejadian, ada 3-5 bidan di tempat tersebut. Para nakes itu juga terus mengatakan kata-kata tidak pantas saat pasien sedang mengalami kontraksi.

Sebelumnya, Dinkes DKI Jakarta menyebutkan tengah melakukan penelusuran terkait adanya video viral di media sosial mengenai dugaan pelecehan yang dilakukan oleh oknum nakes terhadap ibu hamil.

“Tim kami sedang turun lapangan untuk telusuri dan konfirmasi terhadap fakta lapangan yang terjadi,” ujar Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes DKI, Purwadi.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebutkan bahwa kasus dugaan pelecehan verbal terhadap seorang ibu hamil oleh oknum tenaga kesehatan (nakes) di salah satu Puskesmas di Jakarta Barat sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

“Ya, sudah diselesaikan secara kekeluargaan,” kata Riza di Balai Kota Jakarta, Jumat.

Riza melanjutkan, hingga saat ini tidak ada maladministrasi atau malpraktik yang dilakukan tenaga kesehatan terhadap ibu hamil itu, namun soal pelecehan verbal masih diperiksa.

“Jadi terkait hal tersebut sampai hari ini tak ada maladministrasi atau malpraktik. Terkait masalah tersebut (pelecehan verbal) dalam proses pemeriksaan,” ujarnya.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.