Damaikan warga dengan Pertamina, Kejati Kalsel ‘selamatkan’ Rp760 juta uang Negara

  • Whatsapp
Rudi Prabowo Aji SH MH(kalselpos.com)

Banjarmasin, kalselpos.com – Sengketa lahan yang dituntut warga di Kotabaru atas Depo Pertamina dapat diselesaikan dengan baik oleh pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalsel melalui bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun).

Dan, selaku Jaksa Pengacara Negara, pihak Kejati berhasil menyelamatkan uang negara sebesar Rp760 juta.

Bacaan Lainnya

Penyelesaian damai antar warga dengan Depo Pertamina tersebut dilakukan di sebuah hotel di Banjarmasin, belum lama tadi, yang dihadiri langsung Kajati Kalsel, Rudi Prabowo Aji SH MH dengan di dampingi Asdatun setempat, Firmansyah Subhan SH MH.

Sementara, pihak penerima ganti rugi tersebut, di dampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kotabaru, Said Akhmad Asegaf dan Notaris Akhmad Murdani SH MKn dan warga selaku penggugat bersama penasihat hukumnya.

Awal sengketa lahan tersebut, Asdatun Kejati Kalsel, Firmansyah Subhan, dimulai dari beberapa proses hukum dan akhirnya dapat diselesaikan dengan damai.
“Semua ini berawal dari gugatan yang dilakukan dua warga terhadap PT Depo Pertamina Kotabaru, hingga menjalani proses persidangan.

“Pada putusan Pengadilan Negeri, PT Pertamina disuruh membayar Rp300 ribu per meter, namun setelah kita lakukan mediasi akhirnya ada kesepakatan menjadi Rp200 ribu per meternya,” jelasnya.

Dari putusan pengadilan itu, PT Pertamina disuruh membayar seluruhnya dari dua gugatan warga masing-masing sebesar Rp1,1 miliar, namun setelah dilakukan mediasi oleh Jaksa Pengacara Negara (JPN) dari Kejati Kalsel, total yang dibayarkan PT Pertamina kepada warga masing-masing hanya sebesar Rp760 juta.

“Dengan adanya perdamaian tersebut, maka pengantian dua lahan milik warga tersebut terdapat pengurangan masing – masing Rp380 juta atau sebesar Rp760 juta, dan nilai itu masuk kas negara,” jelas Firman.

Kesepakatan damai itu ditandai dengan penandatangan akta pelepasan hak di hadapan notaris.

Sementara, Amran Reza selaku Pjs Divisi Aset and Development PT Pertamina Persero, mengaku sangat berterimakasih dengan pihak Kejati Kalsel yang berhasil melakukan mediasi, sehingga tercapainya suatu kesepakatan.

“Karena sudah dilakukan pembayaran dan lahan, kami akan lebih mudah melakukan tugas terutama untuk melakukan pembangunan,” ungkap Amran.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.