Mantan isteri kedua Dianiaya, bersembunyi di Kandangan, akhirnya ‘Tertangkap’ juga

  • Whatsapp
[]Ahmad Fauzie DIAMANKAN - Tersangka MAA usai diamankan bersama barang bukti, saat dihadirkan pada gelar perkara, di Polsekta Banjarmasin Barat, Rabu(13/1/2021) siang.

Banjarmasin, kalselpos.com -Pelarian MAA berakhir sudah, setelah polisi meringkusnya daei tempat persembunyiannya di Desa Parincahan, Kecamatan Kandangan Barat, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), pada Senin (11/1/2021) malam.

Perkaranya pun digelar di Polsekta Banjarmasin Barat, Rabu (13/1/2021) siang.

Bacaan Lainnya

MAA ditangkap karena telah melakukan penganiayaan terhadap mantan isteri keduanya.

Tersangka menganiaya korban menggunakan sepotong kayu Ulin, pada 10 Desember 2020 lalu, sekitar pukul 10.00 Wita pagi, di kawasan Gang Ar Rahman, Jalan Sutoyo S, Kelurahan Pelambuan, Kecamatan Banjarmasin Barat.

Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami patah tangan dan luka di pelipis mata kanan.

Atas perkara ini, korban bernama Eka Susiana (43), warga Komplek Wildan Sari Kecamatan Banjarmasin Barat, ini terpaksa melaporkan mantan suaminya itu ke Polsekta setempat.

Di hadapan polisi, tersangka MMA yang beralamat di Jalan Sutoyo S Gang Bina Setia Banjarmasin ini, mengaku menganiaya korban lantaran kesal dengan kata – kata korban yang kasar.
Tersangka dengan korban sendiri sudah bercerai sekitar 1 bulan dengan korban.

Namun karena korban sering menelpon dan berkata-kata kasar, akhirnya MAA yang kini tinggal di Pelaihari, Kabupaten Tala Laut, nekat ke Banjarmasin untuk menemui mantan istrinya itu.

Menurutnya,saat mau ke Banjarmasin ia tak sengaja menemukan sepotong kayu Ulin, lalu membungkusnya dengan sebuah sajadah dan dibawa ke Banjarmasin.

Saat bertemu korban, tersangka langsung memepet, lantas memukulnya.

Usai melakukan penganiayaan itu, MAA panik dan akhirnya lari dan bersembunyi di Kota Kandangan.

Kapolsekta Banjarmasin Barat, Kompol Mars Suryo Kartiko melalui Kanit Reskrim setempat, Iptu Yadi Yatullah SH mengatakan, tersangka terancam pasal penganiayaan dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Korban yang telah memiliki anak dari suami pertamanya ini, merupakan istri kedua yang dinikahi pelaku secara siri, dalam kurun waktu hanya selama satu bulan.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : ahmad fauzie
Editor : s.a lingga