Penyidik Berhalangan, Konfirmasi Anang Rosadi Tertunda

  • Whatsapp
Anang Rosadi saat memenuhi panggilan Ditreskrimsus Polda Kalsel (Hafidz)

Banjarmasin, ,kalselpos.com – Pernyataan Anang Rosadi Adenansi yang baru-baru ini viral di laman media sosial (medsos) facebook berbuntut pada pemanggilan dirinya untuk dimintai klarifikasi oleh penyidik Subdit V Ditreskrimsus Polda Kalsel.

Alhasil Putra kandung dari Anang Adenansi ini hadir menghadap institusi penegak hukum tersebut untuk memenuhi pemanggilan pada Jumat (11/12/2020) siang, sekitar pukul 14.00 WITA.

Bacaan Lainnya

Namun proses klarifikasi yang seharusnya dijalani oleh Anang Rosadi ini ditunda lantaran penyidik yang bersangkutan sedang ada kesibukan.

“Hari ini ditunda, karena aparat yang bertugas ada tugas yang lebih berat daripada pernyataan saya, maka saya menghormati,” ujar Anang.

Sekedar diketahui, Mantan anggota DPRD Kalsel periode 2004-2009 mendatangi Ditreskrimsus Polda Kalsel Komplek Bina Brata Jalan A. Yani KM 4,5 didampingi oleh puluhan pengacaranya.

Sedikitnya ada 28 advokat yang tergabung dalam Perkumpulan Pengacara dan Penasehat Hukum Indonesia (P3HI) dan mengiringi kedatangan Anang Rosadi.

Ketua Tim Advokasi P3HI, Aspihani Ideris mengaku, bahkan sebelumnya ada sekitar 100-an advikat yang ingin ikut dalam proses klarifikasi itu.

Dijelaskan Aspihani bahwa, hasil dari informasi dari polisi, alasan penundaan proses klarifikasi ini lantaran para penyidik masih sibuk melakukan pengamanan proses Pilkada 2020.

Sehingga masih belum diketahui secara pasti kapan jadwal pemanggilan untuk proses klarifikasi itu kembali dilakukan.

“Setelah kedalam pemeriksaan interview klien kami ditunda dalam waktu yang belum ditemukan. Karena tadi mereka mengatakan para anggota mereka kebanyakan berada di luar untuk pengamanan proses hasil dari Pilkada Kalsel,” jelas Aspihani.

Anang Rosadi menjelaskan bahwa, puluhan advokat yang mendampinginya murni atas kehendak mereka sendiri. Bukan atas permintaan dirinya.

Selain itu, sebagai warga negara yang baik ujar Anang ia akan bersikap kooperatif. Dan siap mempertanggungjawabkan dengan apa yang sudah ia lakukan.

“Saya bertanggungjawab terhadap apa yang saya ucapkan. Dan saya tak akan menarik. Karena ini keluar dari hati nurani saya. Untuk perbaikan bangsa dan negara,” katanya.

Lantas jika dikenakan Undangan-undang ITE? Anang berkata bahwa dirinya tak akan mundur meski dikenakan Undangan-undang itu.

“Satu tarikan nafas pun tak akan mundur dalam perjuangan. Karena niat itu yang mencantol dalam diri saya mengapa saya harus membuat pernyataan,” jelasnya.

Lebih jauh, Anang memaklumi atas pemanggilan yang dilakukan pihak kepolisian. Sebab ujar Anang, tujuan polisi meminta klarifikasi terhadap pernyataan yang sudah ia keluar tujuannya baik.

“Tugas Polisi itu biasa lah, wajar saja kalau Kepolisian melihat dari pandangan lain. Saya akan Menjelaskan dari sudut pandang kami dan kawan-kawan,” tukasnya.

Selain itu, Anang juga mengapresiasi dengan reaksi cepat kepolisian atas pernyataan yang sudah ia lontarkan di media sosial.

“Saya berterima kasih kalau Polri memanggil saya dengan cepat, saya berterima kasih. Agar persoalan ini klir. Saya tak biasa main belakang, saya biasa main depan,” ungkapnya.

Sementara itu hingga berita ini di tulis, penyidik Subdit V Ditreskrimsus Polda Kalsel, M Deddy Harianto saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon terkait penundaan klarifikasi ini masih belum memberikan respon.

Diketahui sebelumnya, Anang Rosadi Adenansi dipanggil Ditreskrimsus Polda Kalsel hari ini, Jumat (11/12) siang.

Mantan anggota DPRD Kalsel ini rencananya dipanggil pukul 14.00 Wita akibat postingan video di akun facebooknya yang berdurasi 5:02 menit dan di-posting pada 9 Desember kemarin.

Dalam video tersebut berisi kritikan terhadap pemerintah dan aparat kepolisian atas penembakan 6 pengikut HRS di Tol Jakarta Cikampek pada 7 Desember lalu.

Bahkan, Anang meminta kepada presiden RI Joko Widodo untuk mundur dari jabatan. Serta mendesak Komnas HAM untuk mengusut tuntas kasus penembakan itu.

Ia juga mengaku bahwa dirinya mendapat banyak dukungan dari pengacara. Namun Anang tak merincikan jumlahnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Hafidz
Editor : Zakiri

Pos terkait