Omzet Turun, Penjual Sasirangan Banting Setir di Masa Pendemi

  • Whatsapp
Hilang omzet, penjual kain sasirangan di Banjarmasin terpaksa harus banting setir demi menghidupi keluarga di masa pandemi (Fudail)

Banjarmasin, kalselpos.com – Seorang penjual kain sasirangan di Kota Banjarmasin, Ema (36) terpaksa harus banting setir untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Hal itu dikarenakan omzet yang ia terima perbulannya turun drastis akibat dampak buruk pandemi covid-19 di Kota Banjarmasin.

Advertisements

Bacaan Lainnya

Pedagang kain sasirangan yang beralamat di Jalan Seberang Mesjid, Kecamatan Banjarmasin Tengah tu mengaku hampir 4 bulan terakhir usaha yang dilakoni bersama suaminya itu kehilangan pelanggan.

“Biasanya kain sasirangan yang saya jual ini peminatnya berasal dari para wisatawan luar kota yang berkunjung ke Banjarmasin, selama wabah Corona ini melanda, ini tidak ada wisatawan, makanya ini sangat berdampak pada kami penjual sasirangan,” ungkapnya saat dijumpai kalselpos.com di tempat tinggalnya (18/08/2020) pagi.

Ia menceritakan, sebelum pandemi, omzet perhari yang bisa ia dapatkan dari penjualan sasirangan bisa mencapai Rp 1 Juta. Namun, saat ini penghasilan tersebut hilang.

“Sekaran, paling banyak Rp 300 Ribu seharinya,” ujarnya.

Kondisi tersebut mengharuskan keluarganya memutar otak untuk bisa bertahan hidup dalam membiayai keluarga sekaligus memastikan keuangan usahanya tetap laku dan bisa bertahan di masa sulit ini.

Sehingga ibu dua anak itu memutuskan untuk berjualan es putar, kuota, sendal dan Baju daster.

“Alhamdulillah dengan jualan seadanya ini bisa untuk mencukupi untuk makan sehari-hari keluarga,” imbuhnya.

Pasalnya, dengan kondisi yang tidak memungkinkan saat ini ia mengaku kesulitan untuk menjual dagangannya yang berkisar mulai Rp 100 Ribu hingga Rp 120 Ribu.

“Saat ini satu kain sasirangan saja sulit untuk menjualnya,” keluh Ema.

Kendati demikian, Ia tetap berharap, dengan masuknya era new normal atau kebiasaan baru ini, bisa mengembalikan keadaan seperti semula, sehingga produk yang ia jual itu bisa laku kembali dan wabah Covid-19 bisa berlalu di Kota Seribu Sungai ini.

“Agar wisatawan luar daerah bisa datang dan belanja kain sasirangan khas Banjarmasin ini,” harapnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Fudail
Editor : Zakiri

Advertisements

Tinggalkan Balasan