Apel Karhutla, Bupati Ajak Masyarakan Jangan Bakar Hutan dan Lahan ‎

CEK PASUKAN- Bupati Kabupaten HSS, Achmad Fikry, cek kesiapan pasukan apel karhutla.(Kominfo)

Kandangan, kalselpos.com – Untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla‎) yang kerap terjadi pada musim kemarau, Bupati Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) meminta semua pihak-pihak terkait menyadarkan masyarakat tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan.

“Untuk kepentingan apapun tidak boleh membakar hutan dan lahan, karena melanggar ketentuan undang-undang yang berlaku,” ujar Bupati Kabupaten HSS, Achmad Fikry, saat memimpin apel karhutla, di Lapangan Datu Durabu, Kecamatan Kalumpang, Selasa (11/8).

‎Menurut bupati, dalam mecegah terjadinya karhutla peran dari masyarakat peduli api dan kelompok tani sangat dibutuhkan dan menjadi garda terdepan mengantisipasi kebakaran, agar‎‎ lahan dan kebun yang berbasis masyarakat dapat optimalkan.

Untuk itu, perlu dilakukan monitoring wilayah sekitar dan melakukan pemadaman tingkat awal, dan tetap berkoordinasi dengan elemen masyarakat maupun instansi terkait lainnya.

Bacaan Lainnya

Selain itu, mempersiapkan ‎sejak dini sumber daya manusia dan peralatan, untuk mencegah kemungkinan terjadi bencana kebakaran, baik rumah muapun hutan, lahan dan kebun.

“Dan ‎lakukan sosialisasikan cara pembukaan lahan pertanian dan perkebunan, melalui metode pembukaan lahan tanpa bakar, hingga kebakaran hutan dan lahan dapat minimalkan,” ujarnya.

Dikatakan bupati, pencegahan dan penanggulangan karhutla tahun ini dilakukan seiring dengan menerapkan‎ protokol kesehatan untuk menekan penularan Covid19.

“Saya minta dalam kegiatan antisipasi karhutla, tetap menerapkan‎ protokol kesehatan untuk pencegahan penyebaran Covid19,” ujarnya.

Hingga saat ini, data Covid-19 di Kabupaten HSS, yang masih‎ dirawat 35 orang yang sudah sembuh 230 orang. ‎Diungkapkan bupati, pada 14 Agustus 2020 akan melaksanakan swab masal sebanyak 635 kepada masyarakat yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19. “Semoga hasil swab nanti tidak ada lonjakan kasus positif Covid-19,” harapnya.

Apel karhutla tersebut, dihadiri unsur muspida, para kepala SKPD terkait, yang diikuti personil gabungan TNI-Polri, Satpol PP (Damkar), BPBD dan pihak swasta perwakilan perusahaan.‎

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

‎‎
Penulis : Sofan
Editor : Wandi