Polda Kalsel Ungkap Kelompok Penggelapan 11 Mobil Rental

Konferensi Pers yang digelar oleh jajaran Polda Kalsel dalam pengungkapan kasus penggelapan 11 unit mobil rental di 4 daerah berbeda (ist)

Banjarmasin, kalselpos.com– Jajaran Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalsel menangkap empat (4) pelaku penggelapan mobil sewaan atau rental yang beroperasi di 4 wilayah berbeda.

Bacaan Lainnya

Keempat pelaku tersebut adalah TD (Kota Banjarbaru), YD (Kota Banjarmasin), EP (Kabupaten Banjar) dan AK (Kabupaten Batola).

Direktur Reskrimum Polda Kalsel Kombes Pol. Sugeng Riyadi didampingi Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Mochamad Rifa’i, dan Kasubdit III Jatanras Dit Reskrimum Polda Kalsel Kompol Riza Muttaqin, dalam Konferensi Pers yang berlangsung di Halaman Kantor Dit Reskrimum Polda Kalsel, Kamis (30/7/2020) pukul 10.00 Wita menuturkan, tersangka TD beserta rekan-rekan ditangkap lantaran mereka telah menggelapkan sebanyak 11 (Sebelas) unit mobil rental dalam waktu 8 bulan.

Pengungkapan kasus penggelapan ini berawal dari laporan korban, Amdiz Williemb yakni pemilik rental mobil. Ia mengaku ditipu oleh pelaku yang sebelumnya mengaku menyewa mobil, tapi tidak kunjung kembali.

Modus yang dilakukan oleh pelaku menyewa mobil berbagai jenis kepada korban Amdiz Williemb, untuk pelaksaan proyek miliknya dengan melakukan pembayaran sewa secara lancar. Namun setelah waktu yang ditentukan telah habis, mobil tidak kunjung dipulangkan.

Dari keterangan korban, kesebelas mobil yang disewa oleh tersangka TD saat dirinya meminta mobil dikembalikan, ia hanya bisa berjanji saja hingga akhirnya korban melaporkan tersangka TD ke Ditreskrimum Polda Kalsel .

Di hadapan polisi, tersangka mengaku kesebelas unit mobil yang disewanya telah dijadikan jaminan hutang miliknya dan digadaikan kepada orang lain melalui perantara tersangka lainnya yakni AK, YD dan EP.

Kesebelas unit mobil yang diamankan terang Direktur Reskrimum Polda Kalsel Kombes Pol. Sugeng Riyadi, diantaranya 1 unit Honda Jazz, 3 unit Toyota Avanza, 2 unit Xpander, 2 unit Toyota Agya, 1 unit Toyota Rush, 1 unit Toyota Innova, dan 1 unit Daihatsu Grand Max yang saat ini masih dalam pencarian oleh anggota Dit Reskrimum Polda Kalsel.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol. Mochamad Rifa’i mengatakan, keberhasilan pihaknya mengungkap kasus penggelapan bermodus sewa mobil tersebut berkat adanya laporan dari masyarakat dalam hal ini korban Amdiz Williemb terkait kejadian yang merugikan dirinya.

“Masyarakat yang menjadi korban segera melapor, dan korban bisa mengambil mobil secara gratis dengan menunjukkan surat dokumen bukti kepemilikan mobil,” ungkapnya.

Akibat perbuatan tersebut, kini tersangka TD beserta kawan-kawan harus mendekam di sel Mapolda Kalsel. Keempat bakal dijerat dengan Pasal 372 Jo 55, 56 KUHP dengan ancaman pidana 4 (empat) tahun penjara.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

 

Penulis : Hafidz
Editor : Zakiri