Pakar Epidemiologi UI minta Rapid Tes dihentikan

Pandu Riono. (Ist)

Disisi lain fenomena maraknya rapid test ini Pandu juga mengkritisi terjadinya komersialisasi ketika rapid test menjadi syarat seseorang menggunakan transportasi pesawat ataupun kereta api.

“Itu useless sebenarnya. Karena kalau tidak, publik rugi, atau banyak uang negara yang seharusnya bisa meningkatkan kapasitas tim PCR, (hanya) untuk membeli (alat) rapid,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

kalselpos.com : Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Banjarmasin Kalsel Kalimantan Nasional dan Dunia

Editor: Bambang CE
Sumber: Net/ *