Balita jadi korban penjambretan di Pasar Mingguan

  • Whatsapp
KORBAN PENJAMBRETAN - Ketua RT 05 Desa Pulau Telo Lama, H Aini bersama Arbaimah dan anaknya yang masih balita korban penjambretan usai memberi kesaksian di Sat Reskrim Polres Kapuas.(ist)

KUALA KAPUAS,Kalselpos.com -Suasana pasar mingguan  Desa Pulau Telo Lama, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Minggu (31/5) seperti biasa ramai dengan aktifitas pedagang dan pembeli. Tepat pukul 07.00 WIB, tiba-tiba dikejutkan dengan suara anak kecil yang menangis kesakitan  yang ternyata menjadi korban penjamberatan. 

Arbainah (35) warga Desa Pulau Telo Lama RT 05, kemudian memceritakan kejadian peristiwa penjambretan yang menimpa anaknya yang masih balita. Saat anaknya menangis kesakitan dan menceritakan ada yang menarik paksa perhiasan yang dipakai anaknya.

Bacaan Lainnya

“Saya menanyakan pada anak saya ciri-ciri pelaku yang menjambretnya, lalu melaporkan ke Ketua RT 05, H Aini,” terang Arbainah. 

Akhirnya diduga pelaku IJ (60) yang diketahui warga pendatang dari Banjarmasin Kalimantan Selatan beralamat di Kampung Melayu Darat, berhasil diamankan Ketua RT 05 Desa Pulau Telo Lama, H Aini (47) bersama warga. Kemudian menghubungi Polres Kapuas. 

 

Baca Berita Hari Ini, Berita Terbaru Terkini | kalselpos.com | Media Terpercaya dan Terverifikasi Dewan Pers

 

Kapolres Kapuas, AKBP Manang Soebeti SIK MSi, melalui Kasat Reskrim Polres Kapuas, AKP Tri Wibowo SE SIK, membenarkan telah diamankannya diduga pelaku pencurian dengan kekerasan (Curat).

“Akan kita dalami terkait dengan pasal 365 KUHPidana, dimana akan kita dengarkan keterangan saksi korban dan lainnya,” ujar Tri Wibowo.

Dijelaskan, sementara diduga pelaku penjambretan IJ (60) warga dari Banjarmasin ini terus akan didalami kasusnya.

“IJ sudah kita amankan di Polres Kapuas supaya memudahkan penyelidikan,” terang Tri Wibowo. 

Penulis: Iwan Cavalera 
Editor: Bambang CE
Penanggung jawab: SA Lingga

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *