Batola Bakal Lanjutkan PSBB Jilid 2

  • Whatsapp
Bupati Batola Hj Noormiliyani saat membagikan selebaran himbauan penerapan PSBB.(ist)

MARABAHAN,Kalselpos.com – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kabupaten Barito Kuala (Batola) sudah berjalan 11 hari sampai pada saat ini, Rabu (27/05).

Pelaksanaan PSBB di Batola dimulai sejak 16 Mei pukul 00.01 wita. Pembatasan pergerakan warga ini diyakini menjadi salah satu solusi memutus rantai penyebaran Covid-19.

Bacaan Lainnya

Wakil Bupati Batola H Rahmadian Noor mengungkapkan, kemungkinan PSBB jilid 2 Batola akan dilanjutkan, mengingat masih banyak terdapat kurang kesadaran warga dalam mematuhi protokol penanganan, pencegahan penularan wabah Covid-19. Maka direncanakan untuk dilanjutkan PSBB jilid 2.

 

Wakil Bupati Batola saat bagikan selebaran himbauan protokol Covid-19 Batola.

 

“Mestinya masyarakat sudah mengerti aturan-aturan penerapan PSSB,”ucapnya.

Selain itu, juga potensi penambahan pasien positif masih terbuka, karena masih terdapat 89 Orang Tanpa Gejala (OTG) dan 40 Orang Dalam Pengawasan (ODP).

Batola sampai saat ini yang terkonfirmasi positif Covid-19 sudah di angka 61 yang 57 orang masih dalam perawatan. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 3 orang.

 

Baca Berita Hari Ini, Berita Terbaru Terkini | kalselpos.com | Media Terpercaya dan Terverifikasi Dewan Pers

 

Menurut Rahmadi, selama PSBB yang sudah berjalan 11 hari ini, masih banyak kekurangan, seperti sarana dan prasarananya.

Dikatakannya, evaluasi berikutnya dilanjutkan jilid 2, tetapi kita utarakan dulu kepada Bupati Batola Hj Noormiliyani, sehingga menjadi pertimbangan kelanjutan PSBB tahap dua.

Penerapan jilid kedua nantinya dilakukan penekanan dibanding dengan tahap pertama. Tetapi juga tetap edukasi dan sosialisasi atau diberikan sentuhan hukum.

Hal demikian diutarakannya pada rapat evaluasi PSBB bersama semua pihak yang terlibat. Kendati terjadi tindakan hukum, artinya dikarenakan hal yang luar biasa. Namun petugas tetap mengedepankan sikap persuasif dan humanis.

Tetapi, jikalau PSBB jilid kedua tidak dilanjutkan, maka PSBB pertama berakhir pada 29 Mei ini.

Ia menyampaikan, perencanaan PSBB jilid kedua juga direncanakan menggeser check point ke kawasan paling banyak potensi penyebaran seperti pasar.

“Tahap kedua jika dilaksanakan, maka akan dilakukan pembenahan di perbatasan yang tidak tercover, terutama jalur air. Karena jalur tersebut yang terhubung ke wilayah Banjarmasin,”pungkasnya.

Penulis : Muliadi
Penanggungjawab : SA Lingga

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *