Kantor BKD Kota Banjarmasin “dihamburakan” Satpol PP

BANJARMASIN, Kalselpos.com – Sejumlah anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kota Banjarmasin, mendatangi Kantor Badan Pegawaian Daerah (BKD) setempat. Mereka melakukan unjukrasa, menuntut keadilan dalam realisasi tunjangan kinerja (Tukin), Selasa (18/2), di lingkungan Kantor Balai Kota Banjarmasin

Bacaan Lainnya

Baca juga=Tiga Hari Menjelang Ditutup, Pelamar CPNS di BKD Tanah Bumbu Membludak

Aksi sempat berlangsung panas, Kantor BKD Kota Banjarmasin di “hambur” alias di obrak-abrik oleh anggota Satpol PP, karena mendapati Kepala BKD tidak ada di ruang kantor itu.

Isi beberapa ruang kantor di hancurkan, beberapa perabotan rusak seperti gelas, berkas, kuris dan termasuk papan nama petinggi BKD diturunkan.

“Selama ini anggota Satpol PP merasa terzholimi oleh BKD kota Banjarmasin, kami siang malam subuh bekerja, namun dengan adanya perubahan sistem tunjangan ini timbul ketidakadilan,” ujar anggota Satpol PP yang tidak disebutkan namanya.

Menurut mereka, tujuan Walikota untuk mensejahterakan karyawan Pemko, sudah itu lepas atau jauh dari kenyataan. Padahal dulu mereka mendapatkan tunjangan yang memadai, namun ternyata dihapus.

“Dengan penyesuaian tukin tersebut, kami hanya dihitung lima hari bekerja. Sisanya apa,kami disini menuntut keadilan. Sudah satu tahun ini kami menunggu keadilan,” tegas mereka.

Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina, dihadapan para anggota Satpol PP berjanji segera menindaklanjuti masalah itu. Pihaknya segera berkoordinasi dengan Kepala BKD Syaffri Azmi dan Plt Kasatpol PP Ichwan Nor Chaliq.

Baca juga=Tiga Hari Menjelang Ditutup, Pelamar CPNS di BKD Tanah Bumbu Membludak

“Ketentuan tunjangan itu memang sudah ada, semua tunjangan mereka dalam melaksanakan tugas digabungkan dalam tukin, hal ini segera saya koordinasikan dengan para pimpinan,” tandas Ibnu Sina.

Penulis : Fudail
Editor : Aspihan Zain
Penanggungjawab : SA Lingga

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait