LDK Jadi Bekal Pengurus BEM dan HIMA UNIVSM Menjalankan Organisasi Lebih Profesional

Teks foto Fakultas Sains dan Teknik Universitas Sapta Mandiri (UNIVSM) terus memperkuat kapasitas pengurus organisasi melalui Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) yang digelar pada 27–28 Juni lalu.(ist)(kalselpos.com)

Paringin, Kalselpos.com – Keberhasilan sebuah organisasi mahasiswa tidak hanya ditentukan oleh banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi juga dipengaruhi kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya.

 

Bacaan Lainnya

Karena itu, Fakultas Sains dan Teknik Universitas Sapta Mandiri (UNIVSM) terus memperkuat kapasitas pengurus organisasi melalui Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) yang digelar pada 27–28 Juni lalu.

 

Sebanyak 85 mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Sains dan Teknik serta Himpunan Mahasiswa (HIMA) empat program studi mengikuti kegiatan tersebut sebagai bekal menjalankan roda organisasi selama satu periode kepengurusan.

 

Selain membahas kepemimpinan, peserta juga memperoleh materi mengenai manajemen organisasi, penyusunan program kerja, komunikasi efektif, hingga membangun kekompakan dalam tim.

 

Menurut panitia, kemampuan tersebut menjadi kebutuhan dasar bagi setiap pengurus organisasi agar program yang disusun dapat berjalan secara terarah dan memberikan manfaat bagi mahasiswa.

 

“Terima kasih kepada pimpinan universitas yang terkait serta Dekan Fakultas Sains dan Teknik atas arahan, bimbingan, dan dukungan yang diberikan sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujar panitia.

 

Wakil Dekan II Bidang Kemahasiswaan Fakultas Sains dan Teknik, Zelby Rahayu, mengatakan fakultas akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan yang mampu meningkatkan kualitas mahasiswa, baik melalui akademik maupun organisasi.

 

“Sebagai pimpinan fakultas, kami selalu berkomitmen mendukung penuh dan memfasilitasi setiap program yang bermuara pada peningkatan kualitas mahasiswa. Kami menyadari bahwa investasi terbaik bagi sebuah institusi pendidikan bukan hanya pada gedung atau fasilitas fisik, tetapi pada pengembangan karakter dan kapasitas sumber daya manusianya,” ujarnya.

 

Ia menilai organisasi mahasiswa merupakan laboratorium kepemimpinan yang mampu melatih mahasiswa menghadapi berbagai tantangan sebelum memasuki dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.

 

Karena itu, ia berharap para peserta tidak berhenti pada pelaksanaan LDK semata, tetapi mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh melalui program-program organisasi yang kreatif, inovatif, dan memberikan dampak nyata bagi sivitas akademika.

 

“Jadikan kegiatan LDK ini sebagai wadah untuk bertumbuh. Serap ilmunya, perluas jejaring pertemanan, dan berlatihlah menjadi pribadi yang proaktif. Jangan ragu untuk keluar dari zona nyaman, karena dari sanalah proses pembelajaran dan kepemimpinan yang sesungguhnya dimulai,” tutupnya.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait