BANJARMASIN, Kalselpos.com – Peringatan Hari Hipertensi Sedunia 2026 di Kota Banjarmasin bakal dibuat lebih semarak dan edukatif. Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya hipertensi yang dikenal sebagai “silent killer” atau pembunuh senyap, Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI) Koordinator Wilayah Kalimantan Selatan akan menggelar berbagai kegiatan promotif kesehatan di kawasan Balai Kota Banjarmasin, Minggu pagi (24/5/2026).
Kegiatan tersebut terbuka untuk masyarakat umum dengan rangkaian acara menarik. Mulai dari senam sehat, jalan santai, pemeriksaan kesehatan gratis, penyuluhan kesehatan hingga pembagian doorprize bagi peserta yang hadir.
Ketua PERNEFRI Kalimantan Selatan, Mohammad Rudiansyah mengatakan, kegiatan ini sengaja difokuskan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini hipertensi dan penyakit penyerta lainnya.
“Dari kegiatan PERNEFRI Kalimantan Selatan dalam rangka World Hypertension Day mengadakan acara seperti senam sehat, cek kesehatan gratis dan penyuluhan kesehatan,” ujarnya, Jumat (22/5/2026).
Tak hanya sekadar sosialisasi, masyarakat juga akan mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma di lokasi kegiatan. Pemeriksaan yang disediakan meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah hingga kolesterol gratis.
Menurut Rudiansyah, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk melakukan screening kesehatan masyarakat secara luas, mengingat hipertensi sering kali tidak disadari penderitanya hingga memicu komplikasi serius.
“Nanti ada pemeriksaan tekanan darah karena hipertensi, terus kita cek gula darah dan kolesterol gratis juga di tempat. Target kita memang masyarakat untuk screening kesehatan,” katanya.
Ia menegaskan, hipertensi bukan penyakit sepele. Tekanan darah tinggi yang tidak terkendali dapat memicu berbagai penyakit berbahaya seperti stroke, gangguan jantung hingga gagal ginjal.
Karena itu, ia mengingatkan pentingnya disiplin mengontrol tekanan darah dan rutin mengonsumsi obat bagi penderita hipertensi agar komplikasi tidak semakin parah.
“Harapannya masyarakat lebih sadar tentang bagaimana sebenarnya darah tinggi. Pentingnya pemeriksaan darah tinggi, obat-obatannya bagaimana cara minumnya, kenapa harus rutin. Jadi masyarakat lebih paham,” tandasnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





