Banjarmasin,kalselpos.com – Proses pembangunan Bendungan Riam Kiwa di Kabupaten Banjar memasuki tahap krusial. Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III telah menyiapkan anggaran sebesar Rp150 miliar guna mempercepat pembebasan lahan yang menjadi salah satu kendala utama proyek tersebut.
Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dari Fraksi NasDem, Ahmad Sarwani, menilai kesiapan anggaran tersebut merupakan langkah konkret pemerintah pusat dalam mendukung percepatan pembangunan proyek strategis nasional.
Menurutnya, dana tersebut akan digunakan untuk mengganti rugi lahan dan tanaman milik masyarakat, khususnya tanaman budidaya yang terdampak langsung oleh proyek bendungan.
“Dengan adanya kepastian anggaran, proses pembebasan lahan diharapkan berjalan lancar tanpa hambatan berarti,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).
Pemerintah menargetkan pembebasan lahan tahap awal pada 2026 mencakup 18 hektare untuk akses jalan dan 158 hektare untuk area utama bendungan.
Sarwani juga berharap seluruh pemangku kebijakan serta masyarakat terdampak dapat bekerja maksimal demi percepatan pembangunan bendungan tersebut.
Ia menegaskan, setiap persoalan dalam pembebasan lahan harus disikapi secara arif dan bijak agar tidak merugikan semua pihak.
“Kami berharap semua berjalan sesuai dengan yang diharapkan demi kemaslahatan bersama,” tambahnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





