Banjarmasin, kalselpos.com -Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalimantan Selatan menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kalimantan Selatan, Selasa (12/5/2026). Aksi yang berlangsung di Banjarmasin ini menyoroti berbagai persoalan pendidikan, termasuk pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Mahasiswa menilai sektor pendidikan di Kalimantan Selatan masih menghadapi sejumlah masalah mendasar, mulai dari keterbatasan tenaga pengajar hingga fasilitas yang belum merata. Mereka mendesak pemerintah daerah dan pusat untuk lebih transparan dalam menjalankan program MBG, terutama terkait anggaran dan distribusinya ke sekolah.
Selain itu, massa aksi menuntut percepatan pengangkatan guru honorer menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun PPPK. Kekurangan tenaga pendidik dinilai menjadi salah satu penyebab belum meratanya kualitas pendidikan di daerah.
Mahasiswa juga meminta dilakukan audit menyeluruh terhadap sarana dan prasarana pendidikan. Mereka menegaskan fasilitas yang layak merupakan faktor penting dalam menunjang proses belajar mengajar.
Tak hanya itu, mahasiswa mendesak pembentukan tim pengawas independen guna memastikan kualitas pendidikan tetap terjaga. Mereka juga menolak perubahan kurikulum tanpa evaluasi menyeluruh serta penghapusan program studi tanpa kajian akademik yang jelas.
Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





