Rantau, kalselpos.com — Bupati Tapin H Yamani menempati posisi teratas kinerja pemerintah daerah di Kalimantan untuk kategori kabupaten dalam penanganan kemiskinan ekstrem dan stunting di daerahnya. Penghargaan itu diberikan pada ajang Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah Berprestasi 2026, yang digelar di Hotel Platinum Balikpapan, Selasa (5/5/2026) malam.
Apresiasi kinerja pemerintah daerah di adakan Kementrian Dalam Negeri RI.
Penghargaan diberikan oleh Direktur Utama Tempo Media Arif Zulkifli didampingi Mendagri Tito Karnavian dan diterima Bupati Tapin H Yamani atas capaian pengendalian kemiskinan ekstrem dan penurunan stunting. Selain trofi, pemerintah pusat mengganjar Pemkab Tapin dengan insentif Rp3 miliar.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan penilaian dilakukan terhadap sejumlah indikator utama, mulai dari pengendalian inflasi, penurunan pengangguran, hingga inovasi pembiayaan daerah.
“Instrumen pengawasan tetap kami jalankan agar kebijakan daerah selaras dengan program nasional,” ujarnya.
Bupati Tapin H Yamani menyebut capaian itu sebagai hasil konsolidasi program penanganan kemiskinan dan stunting dalam beberapa tahun terakhir. Angka kemiskinan di daerahnya kini berada di level 2,91 persen dan ditargetkan turun menjadi 2,51 persen pada 2026. Adapun prevalensi stunting tercatat 12,3 persen.
“intervensi dilakukan melalui perbaikan rumah tidak layak huni, jaminan kesehatan gratis, serta bantuan sosial. Pada 2025, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sekitar Rp73 miliar untuk program tersebut, “ujarnya usai menerima penghargaan.
Ia menargetkan, dalam beberapa tahun ke depan, kemiskinan dan stunting dapat ditekan hingga mendekati nol.
“Arah kebijakan kami jelas mempercepat penghapusan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” katanya.
Turut serta mendampingi Sekda Tapin Unda Absori, Kepala Bappelitbang Meidy Haris Prayoga, Kepala BPKAD Haris Fadilah dan Kabag Prokpim Setda Tapin.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





