BANJARMASIN, Kalselpos.com – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) kembali menggelar pasar murah sebagai upaya menekan laju inflasi dan membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga bahan pokok.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangkaian pembukaan Program TMMD Imbangan ke-128 Kodim 1007/Banjarmasin, yang berlangsung di halaman Balai Kota Banjarmasin, Rabu (22/4/2026).
Sebanyak 500 paket sembako disediakan dan langsung diserbu warga sejak pagi hari.
Kepala Bidang Penguatan dan Pengembangan Perdagangan Disperdagin Banjarmasin, Faisal Akli, menjelaskan bahwa setiap paket sembako berisi 2 kilogram gula pasir dan 2 liter minyak goreng, yang dapat ditebus masyarakat dengan harga Rp50 ribu.
“Kami siapkan 500 paket sembako dengan harga yang jauh lebih murah dari pasaran. Ini salah satu langkah konkret untuk membantu masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi daerah,” ujarnya.
Selain paket sembako, Disperdagin juga menyediakan komoditas beras dengan harga terjangkau. Beras SPHP ukuran 5 kilogram dijual seharga Rp59 ribu, sementara beras premium dibanderol Rp77 ribu.
“Khusus beras dijual terpisah di luar paket, agar masyarakat bisa menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing,” tambah Faisal.
Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi.
Meski sempat diguyur hujan, warga tetap rela mengantre demi mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah. Kondisi ini dipicu oleh masih tingginya harga sejumlah komoditas di pasaran, terutama minyak goreng.
Faisal mengungkapkan, salah satu penyebab kenaikan harga adalah meningkatnya biaya bahan baku seperti plastik yang turut memengaruhi harga produk di pasaran.
“Makanya pasar murah ini sangat diminati. Warga merasa terbantu karena harga di sini lebih terjangkau,” jelasnya.
Ke depan, Disperdagin memastikan program pasar murah akan terus digelar secara berkala sesuai roadmap yang telah disusun, sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
Sementara itu, salah seorang warga, Hamza, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Ia bahkan tetap bertahan mengantre meski hujan turun.
“Tadi beli paket minyak dan gula Rp50 ribu, sama beras juga. Yang premium Rp77 ribu, SPHP Rp59 ribu. Sangat membantu, karena lebih murah dari harga di pasaran,” pungkasnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





