Banjarbaru, kalselpos.com-Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) menggelar upacara pengambilan sumpah dan janji bagi 129 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemprov Kalsel. Prosesi ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, di Banjarbaru, Selasa (14/4/2026).
Dalam sambutannya, Syarifuddin menekankan agar para PNS yang baru dilantik senantiasa bersyukur. Ia menyebut mereka sebagai individu terpilih dari ribuan pelamar. Oleh karena itu, para Aparatur Sipil Negara (ASN) ini diharapkan mampu menunjukkan dedikasi dan kinerja terbaik demi kemajuan daerah.
“Tunjukkan kinerja terbaik sebagai bentuk syukur karena Anda adalah orang-orang pilihan yang berhasil melewati seleksi ketat,” pinta Syarifuddin.
Selain perihal kinerja, Syarifuddin memberikan peringatan keras terkait maraknya praktik judi online. Ia menegaskan bahwa keterlibatan dalam aktivitas ilegal tersebut tidak hanya merusak pribadi, tetapi juga mengganggu profesionalisme dan tanggung jawab sebagai abdi negara.
“Hal yang sangat penting, hindari judi online. Kita melihat banyak pegawai yang terjerumus dan itu sangat mengganggu kinerja. Pemerintah tidak akan ragu memberikan sanksi tegas sesuai peraturan perundang-undangan bagi ASN yang terbukti terlibat,” tegasnya.
Ia juga berpesan agar para PNS terus mengembangkan kompetensi, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan publik yang optimal tanpa menyalahgunakan wewenang.
Salah satu ASN yang dilantik, M. Rizky Saputra, menyampaikan rasa syukurnya atas terlaksananya prosesi yang telah lama dinanti ini. Rizky menjelaskan bahwa peserta upacara kali ini merupakan gabungan dari beberapa angkatan seleksi dalam empat tahun terakhir.
“Alhamdulillah, hari ini resmi diambil sumpah. Prosesi ini sempat tertunda sejak 2022 dan baru kali ini bisa dilaksanakan kembali secara kolektif,” kata Rizky.
Terkait arahan Sekda mengenai judi online, Rizky menyatakan dukungan penuh. Menurutnya, fenomena tersebut sudah sangat mengkhawatirkan dan berpotensi merusak integritas aparatur negara.
“Saya sangat setuju dengan langkah pencegahan tersebut. Judi online sudah merambah ke berbagai lini, termasuk ASN. Semoga kami semua bisa menjaga amanah ini dan menjauhi hal-hal negatif tersebut,” pungkasnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





