Tapin Kejar Pembangunan Koperasi Merah Putih, Persoalan Lahan Jadi Fokus

Teks foto KOPERASI MERAH PUTIH -Pemerintah Kabupaten dan TNI Kodim 1010 Tapin Rapat Koordinasi membahas percepatan Pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Tapin.(ist)(kalselpos.com)

Rantau, kalselpos.com — Pemerintah Kabupaten Tapin bersama TNI menggelar rapat koordinasi percepatan pembangunan Gerai Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP), berlangsung di Aula Tamasa Kantor Bupati Tapin Senin (19/1).

 

Bacaan Lainnya

Dalam rakor itu yang di pimpin langsung Bupati Tapin H Yamani dan di dampingi Dandim 1010 Tapin Letkol Inf Dimas Yamma Putra, Kepala Dinas PMD Rahmadi dan Plt Kepala Dinas Perindustrian Tapin Hj Nurul Kamariah terungkap dalam laporan kodim 1010 Tapin yakni menitikberatkan kesiapan lahan yang masih menjadi hambatan utama di lapangan.

 

Komandan Kodim 1010/Tapin Letkol Inf Dimas Yamma Putra mengungkapkan, program KDKMP mencakup 135 desa dan kelurahan di Tapin. Namun, hingga kini baru 25 lokasi yang masuk tahap pembangunan, sementara sebagian besar lainnya terkendala ketersediaan dan kelayakan lahan.

 

Menurut Dimas, sebanyak 15 desa memanfaatkan lahan milik pemerintah daerah, 36 desa belum memiliki lahan, dan 43 desa memiliki lahan tetapi tidak memenuhi standar luas. Selain itu, 10 lokasi memerlukan pematangan lahan, sedangkan enam desa masih menghadapi persoalan administrasi.

 

Ia memaparkan, progres tertinggi tercatat di Desa Ayunan Papan, Kecamatan Lokpaikat, yang mencapai 39,03 persen. Di Kecamatan Salam Babaris, Desa Kambang Habang Lama mencatat capaian 25,61 persen dan Desa Kambang Habang Baru 21,77 persen. Sebaliknya, sejumlah desa masih berada di bawah 10 persen, bahkan ada yang baru memulai pembangunan.

 

Perkembangan serupa terjadi di kecamatan lain. Di Tapin Selatan, Desa Tatakan mencapai 25,45 persen, sementara Desa Rumintin masih di angka 4,12 persen.

 

Kecamatan Hatungun dan Binuang menunjukkan progres antara 3 hingga 6 persen. Adapun Kecamatan Candi Laras Utara baru mencatat 3,37 persen di Desa Sungai Puting.

 

Dimas menegaskan, percepatan pembangunan koperasi sangat ditentukan oleh kesiapan lahan. Ia berharap pemerintah daerah dapat lebih aktif membantu penyediaan dan penataan lahan agar target pembangunan tercapai.

 

Menanggapi hal itu, Bupati Tapin H. Yamani menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung penuh program Koperasi Merah Putih sebagai penguatan ekonomi desa dan kelurahan.

 

“Koperasi Merah Putih menjadi instrumen penting dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat penyelesaian persoalan lahan,” kata Yamani.

 

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri, para camat se Tapin, kepala desa, lurah, serta jajaran Danramil se-Kabupaten Tapin.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait