Banjir meluas di Kalsel, Pemda didorong Gunakan Dana BTT

teks foto []istimewa TEROBOS BANJIR - Warga mendorong motor saat menerobos banjir di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Rabu (7/1/2026).(kalselpos.com)

Banjarmasin, kalselpos.com – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dari Fraksi Partai NasDem, Ahmad Sarwani, mendorong pemerintah daerah agar segera menetapkan langkah tanggap darurat bencana banjir dengan memanfaatkan dana Belanja Tak Terduga (BTT). Langkah tersebut dinilai penting agar bantuan dapat segera diterima masyarakat yang terdampak.

 

Bacaan Lainnya

Menurut Ahmad Sarwani, jumlah korban banjir di Kalimantan Selatan terus bertambah, sementara bantuan yang telah disalurkan masih terbatas. Oleh karena itu, ia menyarankan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota untuk segera menggunakan anggaran BTT yang bersumber dari APBD.

 

“Kita di DPRD Provinsi Kalsel sudah membahas hal ini dan saya menyarankan agar Pemprov Kalsel menggunakan BTT supaya masyarakat korban banjir bisa segera terbantu,” ujar Ahmad Sarwani, Rabu (7/1/2025).

 

Anggota DPRD Kalsel dari Daerah Pemilihan Banjar tersebut menjelaskan, pemanfaatan dana BTT memungkinkan pemerintah menyalurkan bantuan dalam skala yang lebih besar dan merata. Bantuan tersebut meliputi penyediaan sembako, pendirian pos pengungsian, hingga pengoperasian dapur umum.

 

“Kita perlu bergerak cepat agar dampak banjir tidak semakin meluas dan menimbulkan korban lebih banyak,” tegasnya.

 

Diketahui, Kabupaten Banjar menjadi wilayah terdampak paling parah. Pemerintah daerah telah memperpanjang status Tanggap Darurat Bencana Banjir hingga 12 Januari 2026. Tercatat sekitar 122.353 jiwa atau 43.469 kepala keluarga terdampak, dengan lebih dari 22.991 rumah terendam. Selain itu, sekitar 3.451 hektare lahan pertanian juga terdampak, memicu kekhawatiran gagal panen.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait