Kandangan, kalselpos.com– Meningkatkan literasi dan kompetensi pelajar di bidang keamanan informasi, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Hulu SungaiSelatan (HSS) mengelar kegiatan Junior Cyber Security Challenge, Selasa (11/11/2025) di aula kantor Dinas PUTR setempat.
Kegiatan Junior Cyber Security Challenge dibuka Asisten Administrasi Umum, Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten HSS Muhammad Noor yang dihadiri Kepala Diskominfo Kabupaten HSS Hendro Martono dan menghadir narasumber Dr Amiruddin, Wakil Direktur Politeknik Siber dan Sandi Negara, Nyoman Wahyu Permana, Career Training Manager Konsultan Visa, Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Bali.
Kepala Bidang (Kabid) Persandian dan Statistik, Dinas Kominfo Kabupaten HSS Nani Yuniarty, mengatakan kegiatan Junior Cyber Security Challenge dilaksanakan selama dua hari dari 11 dan 12 November 2025.
Menurutnya, kegiatan Junior Cyber Security Challenge sebagai bentuk sinergi antara CSIRT Kabupaten HSS dan CSIRT Provinsi Bali, dalam memperkuat pemahaman keamanan siber di kalangan generasi muda.
“Kegiatan Junior Cyber Security Challenge diikut 42 peserta dari SMA,SMK dan MA,” ujarnya.
Asisten Administrasi Umum, Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten HSS Muhammad Noor dalam sambutan Bupati Syafrudin Noor, mengatakan perkembangan teknologi informasi saat ini berlangsung dengan sangat cepat.
“Era digital telah menghadirkan berbagai kemudahan, namun memiliki tantangan baru bidang keamanan siber,” ujar Muhammad Noor.
Menurutnya, ancaman seperti penyalahgunaan data pribadi, peretasan dan penyebaran informasi palsu semakin sering terjadi, bahkan dapat menimpa siapa saja tanpa memandang usia.
Oleh karena itu, kegiatan Junior Cyber Security Challenge memiliki makna yang sangat penting, untuk meningkatkan kesadaran dan literasi.
“Kegiatan Junior Cyber Security Challenge sangat penting mengenal dunia keamanan siber guna menjaga keamanan di ruang digital,” ujar Muhammad Noor.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





