BANJARMASIN, kalselpos.com – Meskipun rumah pompa dan pintu air di Sungai Belasung telah rampung dibangun, proyek yang digadang-gadang mampu mengatasi banjir di Kota Banjarmasin ini ternyata belum bisa beroperasi.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Suri Sudarmadiyah menjelaskan, belum beroperasinya infrastruktur tersebut disebabkan oleh kebutuhan daya listrik yang sangat besar, yakni mencapai 147 kVA atau setara 120 ribu Watt (W).
“Jadi memang memerlukan persiapan. Baik dari sisi kami maupun PLN,” ujar Suri saat ditemui di Lobby Balai Kota Banjarmasin, Kamis (10/4/2025) kemarin.
Sehingga katanya, tak seperti pemasangan listrik rumah biasa, rumah pompa ini harus memiliki trafo sendiri.
Hal ini pun membuat proses administrasi kelistrikan menjadi lebih rumit dan memakan waktu.
“Selain itu, PUPR juga harus menyiapkan biaya operasional dan pemeliharaan secara berkala,” ungkapnya.
Suri menargetkan, rumah pompa dan pintu air pertama di Banjarmasin itu dapat mulai beroperasi pada bulan ini.
“Pertengahan atau akhir April ini,” katanya.
“Insya Allah segeranya, kami intenskan komunikasi dengan teman-teman PLN,” pungkasnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





