Pemkab Kotim Alokasikan Insentif Guru Mengaji untuk 1.000 Orang

Teks foto: Bupati Kotim Halikinnor saat silaturahim dengan para guru mengaji di aula rumah jabatan bupati, belum lama ini. (Foto: Istimewa/Diskominfo Kotim)(kalselpos.com)

Sampit, kalselpos.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) alokasikan insentif guru mengaji untuk 1.000 orang sebagai bentuk apresiasi dan terima kasih pemerintah daerah kepada para guru mengaji.

Bupati Halikinnor mengatakan, keberadaan mereka dinilai sangat berjasa dalam bidang keagamaan, khususnya mengajar anak-anak agar bisa membaca Alquran.

Bacaan Lainnya

“Insentif ini khusus untuk guru mengaji berstatus non ASN. Mereka yang mengajar mengaji di kampung-kampung yang tidak ada penghasilan tetap. Mudah-mudahan ini bisa membantu,” kata Halikinnor, Rabu (10/7/2024).

Halikinnor menjelaskan, program insentif untuk guru mengaji ini merupakan gagasannya untuk memberi perhatian kepada pegiat agama, kali ini khusus untuk guru mengaji berstatus guru non ASN.

Keberadaan guru mengaji sangat penting bagi masyarakat untuk membantu anak-anak belajar membaca Alquran. Apalagi tidak sedikit orang tua yang tidak mempunyai waktu untuk mengajari sendiri anak mereka membaca Alquran, sehingga keberadaan guru ngaji sangat membantu bagi umat Islam.

Dia mengaku prihatin karena banyak guru mengaji yang menerima honor kecil, bahkan tidak menentu. Dia yakin para guru mengaji tersebut rela menjalani kegiatan itu karena panggilan hati untuk ibadah, namun sudah selayaknya pemerintah masyarakat memberi perhatian kepada mereka.

Untuk itulah pemerintah daerah memutuskan memberikan insentif kepada guru ngaji non ASN sebesar Rp1,8 juta dalam satu tahun. Meski terbilang masih kecil, Halikinnor berharap insentif itu bisa sedikit membantu para guru mengaji dalam memenuhi kebutuhan mereka.

Halikinnor menambahkan, telah dianggarkan insentif guru mengaji pada tahun anggaran 2024 ini sebanyak 1.000 orang guru mengaji, yang akan berkesempatan mendapat insentif dari seluruh wilayah Kabupaten Kotim.

“Semoga dengan adanya insentif guru ngaji ini dapat menjadikan semangat guru mengaji untuk menebar kebaikan yang lebih luas lagi,” pungkas Halikinnor.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait